Begini Cara Membedakan Tas Karya Desainer Asli dan Palsu


Rabu,11 Juli 2018 - 19:27:21 WIB
Begini Cara Membedakan Tas Karya Desainer Asli dan Palsu Syahrini menenteng tas Hermes biru saat hadir sebagai saksi perkara First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, pada Senin, 2 April 2018.

HARIANRIAU.CO - Beberapa selebriti kerap terlihat mengenakan item fashion dari merek-merek mewah, seperti Hermes, Dior, dan lainnya. Namun seorang netizen menduga tas yang digunakan Syahrini palsu. 

Hal ini diketahui dari unggahan akun gosip @Igtainment, yang mengunggah kembali unggahan Instagram Story akun @naznazif1. "If you're not guilty of carrying a fake, you don't have to block me, queen of Indonesia - Syahrini (Kalau kamu tak merasa salah membawa barang palsu, kamu enggak perlu blok saya, Ratu Indonesia - Syahrini)," isi pesan netizen tersebut.

Instagram

Instagram

Ada beberapa cara untuk membedakan tas asli karya para desainer dan yang palsu. Lorena Shiff, pemilik toko online barang-barang mewah, mengatakan hal pertama yang harus dilakukan sebelum membeli adalah melakukan penelitian. “Anda harus membiasakan diri dengan aneka ragam model tas,” ucap Lorena seperti dilansir dari US Magazine. Ini adalah langkah yang sangat penting jika berbelanja online. Pastikan perusahaan benar-benar memproduksi tas yang Anda inginkan.

Jika Anda menjelajahi toko-toko yang menjual tas tersebut, Lorena memberi saran, yakni menyentuh bahannya. “Jika itu plastik, sudah pasti palsu,” ujar Lorena. Kemudian periksa kondisi barang secara menyeluruh, mulai bagian dalam hingga luar. Tas hasil karya seorang desainer akan dilapisi dengan kain kanvas, bukan plastik atau bahan suede. Jangan lupa periksa bagian ritsletingnya. “Ritsleting harus bergerak dengan mudah,” tuturnya. Tas asli memiliki ritsleting dengan kualitas yang sangat baik dan mudah dibuka.

Bagi Anda yang mencari tas Louis Vuitton, perhatikan benar bagian pegangannya. Produsan tas itu menggunakan bahan kulit berkualitas tinggi dengan aksen khusus. Sedangkan tas Birkin, yang bisa terjual hampir US$ 12 ribu atau sekitar Rp 172 juta, pasti dilengkapi dengan gembok dan kunci.

 

sumber: tempo