Mencekam! Video Detik-detik Kobaran Api Membakar Pasar

Senin,02 Oktober 2017 - 10:40:28 WIB | Di Baca : 463 Kali

HARIANRIAU.CO - Pasar tradisional Kertosono di Desa Benaran, Kecamatan Kertosono, Nganjuk, Minggu (1/10) malam hangus dilalap si jago merah. Sebanyak 165 kios milik pedagang ludes terbakar.

Detik-detik kobaran api membakar hangus pasar terekam dalam video yang beredar di media sosial. Video berdurasi 12 detik itu diunggah akun facebook Yuni Rusmini.

Menurut keterangan saksi mata, Aris (39) ia melihat sumber api pertama kali muncul dari dalam toko Gema. Saat itu, api berkobar sangat cepat menjalar ke barat toko hingga merembet dan membakar bangunan yang ada di sampingnya.

Warga setempat berupaya memadamkan api memakai air seadanya sembari menghubungi polisi Polsek Kertosono yang diteruskan ke petugas pemadam kekabakaran (Damkar).

Petugas damkar berupaya memadamkan api yang berkobar semakin besar itu. Karena angin kencang di lokasi kebakaran membuat api sangat cepat merembet.

Kebakaran semakin meluas hingga berada di tengah area pasar Kertosono. Petugas damkar berupaya keras untuk memadamkan pusat api yang membakar ratusan kios itu. Setidaknya, api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 04.00 WIB, Senin (2/10).

Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Agus Irianto yang saat itu berada di lokasi kebakaran mengatakan pemicu kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik yang berada di salah satu toko.

“Kami selaku pemerintahan daerah akan semaksimal mungkin secepatnya mengembalikan fungsi dari pasar itu agar perekonomian di sekitar pasar tradisional dapat kembali normal,” tutur Agus Irianto.

(pojoksatu)

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...