Anak Diculik tanpa Jejak 9 Bulan Lalu, Ayah ini Malah Temukan Anaknya dengan Cara Tak Terduga!

Kamis,07 Desember 2017 - 10:33:20 WIB | Di Baca : 255 Kali

HARIANRIAU.CO - Kasus penculikan anak makin menjadi-jadi sehingga membuat para orangtua khawatir. Bahkan yang lebih menyedihkannya lagi, sebagian besar korban penculikan tidak pernah kembali ke rumah orang tuanya lagi.

Anak-anak tersebut digunakan oleh para pelaku kriminal dan pedagang manusia untuk dimanfaatkan mereka sendiri. Tentu saja, jika ada beberapa korban yang berkesempatan untuk kabur dari penculik, tapi yang seperti itu sangat jarang terjadi.

Inilah mengapa ketika seorang ayah bernama Chen Zhonghong melihat anaknya di mal setelah diculik, ia tidak berpikir dua kali. Sang ayah langsung menarik anaknya dari tangan si penculik saat itu juga dan kemudian lapor polisi.

Seperti yang dikabarkan Daily Mail, bocah 6 tahun bernama Cheng Jiafu diculik dari rumahnya sendiri di Desa Matang, Qingyuan, Guandong, pada 27 Mei 2016 lalu. Ayahnya saat itu sedang pergi bekerja, meninggalkan Cheng dan kakak perempuannya menonton TV di rumah.

Namun, dua jam setelah sang ayah pergi, seorang tetangga mendatangi rumah anak itu memeriksa. Sang kakak berkata pada tetangga itu bahwa ada orang asing masuk dan membawa adiknya.

Meski telah lapor pada polisi, tapi kehilangan Cheng yang tanpa jejak membuat polisi kesulitan. Sembilan bulan setelah penculikan, Chen Zhonghong malah bertemu anaknya secara tak terduga.

Ia melihat sang anak di Qingzxin Town Plaza bersama tiga orang pria yang diduga adalah pelaku perdagangan manusia. Setelah sang ayah melaporkan penemuan itu pada polisi, ketiga tersangka itu pun berhasil diringkus.

Elite Readers mengabarkan bahwa sidang dilaksanakan pada 12 November 2017. Hakim Hou Zhaoxing mengadili ketiga tersangka bernama Ou, Chen, dan Li.

Sang hakim percaya bahwa Ou adalah pemimpin ketiganya dan bermaksud menjual anak culikannya pada keluarga lain.

Ou dikenai denda 10 ribu yuan dan 6 tahun penjara. Sementara dua rekannya lain, Li dan Chen dihukum masing-masing tiga dan dua tahun penjara.

 

sumber: tribun

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...