Harimau Bonita. Dok. BKSDA Riau

Suka Dimanja Manusia, Harimau Bonita Dianggap Kelainan di Otak

Selasa,24 April 2018 - 12:36:05 WIB | Di Baca : 9857 Kali

HARIANRIAU.CO - Harimau Bonita, yang berbulan-bulan berkonflik dengan manusia, rupanya berperilaku seperti kucing. Bonita suka diajak bercanda dan bermanja-manja dengan manusia. Mengapa bisa seperti itu?

Peneliti mamalia dan satwa liar dari LIPI, Profesor Gono Semiadi menyebut ada kemungkinan perilaku Bonita akibat suatu penyakit. Namun, dia lupa nama penyakitnya.

Harimau Bonita. Dok. BKSDA Riau

"Begini, saya tuh lupa ya istilahnya itu ada penyakit dalam kelompok karnivora tentang yang berkaitan dengan sistem saraf yang membuat dia itu tidak menunjukkan perilaku sebagai karnivora yang ganas," ucap Gono saat dihubungi wartawan, Senin (23/4/2018).

Gono menyarankan agar Bonita diuji klinis. Cara mengetahui apakah Bonita benar-benar mengidap penyakit itu--yang dia lupa namanya--ialah dengan mengambil sampel cairan otak mamalia ganas itu.

"Itu salah satunya bisa diuji itu dengan cukup rumit, yaitu mengambil cairan di otak. Salah satu indikator itu adalah perilaku dia keluar dari sifat karnivora bisa kemungkinan ada gangguan di otak," tegas Gono dikutip dari laman detikcom.

Sebelum tertangkap, Bonita memang dianggap aneh karena nyaman dekat manusia. Sesaat tertangkap dan coba diajak bermain, pelepah sawit yang sengaja disenggolkan ke tubuh Bonita dianggap bukan sebagai ancaman. Bonita sepertinya menganggap itu sebagai candaan.

Apakah Bonita pernah jadi peliharaan orang?

"Kemungkinan itu bagi saya agak kecil karena tidak ada pernah laporan di sekitaran situ ada masyarakat merasa kehilangan peliharaannya atau laporan si a, si b, pernah melihara," ujar Gono.

ak hanya itu, saat tim menyenggol kaki belakangnya, Bonita malah menjulurkan kakinya keluar dari kandang. Dia sepertinya benar-benar ingin bercanda.

"Kita usik dengan pelepah sawit, kok Bonita tak marah. Eh malah pelepah sawit dia gigit dan dimainin. Sama persis kalau kita lagi mainan sama kucing. Ini benar-benar tak lazim sebagai satwa liar," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, Senin (23/4/2018).

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...