Pemilik Ribuan Ekstasi Kiriman Gadis Mulus Malaysia Itu Ada di Hotel Ini

Kamis,17 Mei 2018 - 23:15:08 WIB | Di Baca : 1010 Kali

HARIANRIAU.CO - Seorang gadis cantik asal Malaysia berinisial BSY (27) ditangkap petugas Kantor Bea Cukai dan Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta (Seotta). Gadis berkulit putih itu ditangkap setelah petugas mendapatinya membawa ribuan pil ekstasi usai turun dari maskapai Batik Air rute Kuala Lumpur-Jakarta.

Uniknya, ribuan pil haram itu diselipkan BSY di selangkangannya.

Demikian disampaikan Kepala Bea Cukai Bandara Soetta, Erwin Situmorang kepada awak media, Kamis (17/5/2018).

Dalam hasil interogasi sementara, kata Erwin, BSY mau menjadi kurir narkoba karena tergiur dengan upah yang dijanjikan pemilik barang haram tersebut.

“Dia dapat upah Rp5 juta sampai Rp10 juta sekali antar. Makanya tergiur jadi kurir narkoba,” bebernya.

Petugas menunjukkan ribua ekstasi yang akan diselundupkan ke Indonesia dari seorang gadis warga negara Malaysia, Kamis (17/5/2018)

Petugas menunjukkan ribua ekstasi yang akan diselundupkan ke Indonesia dari seorang gadis warga negara Malaysia, Kamis (17/5/2018)

Berbekal dari keterangan dan informasi yang diberikan pelaku, petugas langsung mengembangkan untuk menjebak pemilik ribuan pil ekstasi tersebut.

Ternyata, BSY diminta untuk mengantar ribuan pil ekstasi itu ke kamar hotel di sebuah hotel di Jakarta Utara.

“Petugas lalu berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan controlled delivery,” lanjutnya.

Sesampainya tim gabungan di lokasi hotel, lanjut Erwin, tersangka dihubungi oleh seseorang dengan nomor telepon berkode negara Malaysia.

Lalu, tersangka diminta untuk menyimpan barang tersebut di kamar hotel kemudian menitipkan kunci kamar kepada resepsionis.

“Tersangka diperintahkan segera kembali ke Malaysia dan diberitahu nanti ada yang mengambil ke kamar hotel,”

“Kalau kurir itu tidak tahu disebarkan (diedarkan) kemana. Dia kan sel putus,” paparnya.

Namun, sampai batas waktu check out hotel berakhir dan ditunggu setelah selang beberapa jam, tidak ada seorang pun datang mengambil barang haram tersebut.

“Tim selanjutnya memutuskan untuk membawa tersangka dan barang bukti kembali ke kantor untuk proses penyidikan,” tutupnya.

Erwin menambahkan, pihaknya mendapati bahwa pengiriman pil ekstasi yang dilakukan pelaku itu bukan kali pertama, tanpa menyebut jumlah pasti.

“Iya penyelundupan narkoba via udara ini bukan kali pertama. Mungkin karena iming-imingi bayaran yang cukup menggiurkan,” jelasnya.

Erwin menerangkan, terbongkarnya aksi penyelundupan pik ekstasi itu berawal dari adanya benda mencurigakan yang terbaca mesin X-ray.

Dalam hasil scan itu, menunjukan adanya barang yang mencurigakan dalam bawaan penumpang asal Malaysia di terminal 2D Bandara Soetta.

“Dengan begitu, pelaku yaitu BSY (27) langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan badan,” kata Erwin.

Namun, petugas kembali mendapatkan barang bukti dalam pemerikaan badan itu.

“Didapati pil dalam bungkus plastik yang disembunyikan di selangkangannya,” beber Erwin.

Untuk memastikan, pihaknya lantas menguuji laboratorium. Alhasil, pil tersebut positif mengandung narkotika jenis MDMA atau biasa disebut ekstasi.

Dalam penghitungan, didapati barang bukti pil ekstasi sebanyak 1.470 butir.

“Itu termasuk dengan bungkus plastik yang ada di selankangan tersangka,” jelasnya.

Erwin menegaskan, dengan banyaknya barang bukti yang dibawa pelaku, diyakini BSY merupakan sindikat internasional.

“Ini merupakan sindikat narkoba international. Kini kita masih berkoordinasi dengan pihak Polresta Bandara Soetta, untuk melakukan penanganan lebih lanjut,” lanjut dia.

Atas perbuatannya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pelaku dapat diancam dengan hukuman pidana mati, pidana seumur hidup.

Atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum Rp10 Milyar.

 

 

Sumber: pojoksatu

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...