Berdebu, Masyarakat H Sadri Ancam Blokir Jalan

Senin,09 Januari 2017 - 21:59:34 WIB | Di Baca : 572 Kali

HARIANRIAU.CO, INDRAGIRI HILIR - Menghirup debu, itulah yang dirasakan oleh masyarakat Jalan H Sadri, Tembilahan setiap hari. Debu tersebut berasal dari jalan yang kini sudah rusak parah.

Hal tersebut tentunya sangat mengganggu aktifitas dan berpotensi mengakibatkan Inspa bagi masyarakat setempat.

"Jalan ini sudah lama rusak. Kami juga khawatir terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan. Bukan hanya berpotensi terjadinya kecelakaan, juga mengakibatkan debu yang bertebaran, yang meresahkan para pedagang warung makan, sehingga masyarakat disini seakan memakan debu," ucap Ujang warga setempat. Senin, 9 Januari 2017.

Senada juga disampaikan salah seorang pedagang, Uzi (32) mengatakan bahwa sangat merugikan dirinya sebagai pedagang.

"Kami selaku pedagang sangat merasa terganggu. Sebab, jalan rusak itu menimbulkan debu," keluhnya.

Dia juga mengatakan, masyarakat setempat terpaksa harus menyiram air ke badan jalan secara manual untuk mengurangi debu.

"Ya mau tidak mau, hanya itu yang bisa kita lakukan," ucapnya.

Bukan hanya itu, masyarakat juga mengungkapkan, rusaknya jalan tersebut diduga akibat lalu lalang truk serta mobil fuso bermuatan melebihi tonase. 

Masyarakat berencana dalam waktu dekat ini akan melakukan aksi blokir jalan bagi pengguna mobil truk bertonase melebihi aturan tersebut.

"Kita akan melakukan aksi blokir jalan untuk menuntut pemerintah daerah segera memperbaiki badan jalan ini, serta akan menghentikan para sopir roda empat yang berpotensi merusak badan jalan," tegasnya.



Ragil Hadiwibowo Asrul

Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan