KUANSING - Dua desa di Kecamatan Hulu Kuantan disapu banjir saat warga tengah terlelap tidur, yakni Desa Tanjung Medang dan Desa Mudik Ulo, Sabtu dinihari (13/5/2017) sekira pukul 03.00 WIB.
Salah seorang warga setempat, Warisman mengungkapkan, Banjir dinihari tadi merupakan banjir yang cukup parah jika dibandingkan dengan banjir yang terjadi beberapa bulan yang lalu," ujarnya.
Rata-rata rendaman banjir di sejumlah wilayah desa di Kecamatan Huku Kuantan tersebut, dengan ketinggian banjir 1,5 meter.
"Total keseluruhan rumah warga yang terendam banjir sebanyak 59 KK," terang Kepala Desa Mudik Ulo, Samhudi, Sabtu siang (13/5/2017).
Sementara itu Sekdes Tanjung Medang, Musliadi menyebutkan sedikitnya ada 15 rumah warga terendam banjir di Desa Tanjung Medang Kecamatan Hulu Kuantan.
"Meskipun banjir sudah mulai surut, namun warga yang terendam banjir hingga siang ini masih belum bisa kembali kerumah mereka," ujarnya.
Sejumlah desa yang ada di Kabupaten Kuansing sering kali dihantam banjir, kuat dugaan diakibatkan ulah penebangan hutan yang dilakukan oleh oknum warga dan sejumlah perusahaan yang membuka kebun kelapa sawit secara illegal, seperti yang terjadi di wilayah hutan Sumpu atau yang berada dikawasan HPT Sumpu.***
Jan Muriono/Antoni