Tinjau Situs Budaya di Baserah, Yoserizal Zen : Dalam Waktu Dekat Kita Akan Turunkan Tim

Senin, 24 Juli 2017 | 12:18:58 WIB
Kadis Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen Saat Meninjau Situs Budaya Rumah Godang (Adat) di Baserah.

 

KUANSING - Dalam waktu dekat Dinas Kebudayaan Provinsi Riau akan turunkan tim untuk melakukan peninjauan dan pengecekan langsung guna agar dapat tetap terjaganya peninggalan leluhur yang merupakan "Situs Budaya" di Baserah, yakni salah satunya Rumah Godang (Adat).

Demikian disampaikan Kadis Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen saat mengunjungi Rumah Godang (Adat) di Kenegerian Koto Rajo pada Rabu sore (19/7/2017) pekan lalu.

Yoserizal Zen menilai, sudah seharusnya situs budaya ini dapat dijaga dan diberikan perhatian oleh kita semua, terutama perhatian pemerintah melalui Dinas Kebudayaan, baik itu Dinas Kebudayaan Provinsi Riau maupun Kabupaten Kuantan Singingi.

Dan hal ini sesuai dengan visi misi pemerintah daerah menjadikan Kuansing ini sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan, tidak hanya harus Pacu Jalur dan Perahu Baganduang, situs budaya yang lain seperti Rumah Godang (Adat) ini juga bisa," ujar Yoserizal Zen.

Cuma lagi, lanjut Kadis Kebudayaan Riau itu, sejauh mana kita memberikan perhatian terhadap situs-situ kebudayaan yang kita punya, dan bagaimana caranya upaya kita untuk menggali dan melestarikan kebudayaan di negeri kita ini, agar bisa menjadi suatu objek pariwisata yang mampu mendatangkan wisatawan ke daerah kita ini nantinya," jelas Yoserizal.

Rumah Godang (Adat) di Koto Rajo ini kita jumpai saat melakukan peninjauan ke lokasi, itu sudah banyak mengalami kerusakan, seperti jendela yang sudah terkulai dan bolong, padahal di dalam Rumah Godang (Adat) ini tersimpan 3 meriam yang merupakan senjata perang untuk mempertahankan daerah dari penjajah di masa lalu.

"Ini harus kita jaga, jangan di biarkan terbuang begitu, ini aset budaya kita jangan dibiarkan tidak terurus seperti demikian, Rumah Godang (Adat) ini adalah rumah yang sakral, harus tetap di lestarikan kebudayaan yang kita punya ini," harap Yoserizal.***

 

Jan Muriono / Antoni

Terkini