Produksi 4,5 Milyar Butir Kelapa Pertahun, Sekda Ajak Pengusaha Komitmen Soal Harga

Kamis, 21 Juli 2016 | 09:48:52 WIB

HARIANRIAU.CO, JAKARTA - De gan luas kebun kelapa yang mencapai 439 Ribu hektar, Kabupaten Indragiri Hilir setiap tahunnya memproduksi 4,5 Milyar butir kelapa.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Indragiri Hilir, Said Syarifuddin saat melakukan pertemuan dengan Penguasaha Industri Hilir yang berbahan baku kelapa yang dilaksanakan di Hotel Neo Tandean, Jakarta, Senin (19/7/2015).

Tampak saat itu hadiri Asisten II, Kadis Perkebunan, Kaban Perizinan, Kadis Perindag, Kaban BLH dan Kabag Humas dan Hukum.

"Tidak perlu ada kekhawatiran bagi pengusaha akan kekurangan bahan baku di Indragiri Hilir," ucap Said dihadapan para pengusaha.

Dihadapan para pengusaha, Said mengajak para pengusaha untuk komitmen dalam soal harga. Dimana, Said mengharapkan agar harga tidak jatuh ketingkat yang sangat tidak wajar.

"Saat ini tidak sedikit kelapa di Indragiri Hilir yang dijual keluar Negeri karena memang harga disana lebih baik. Maka dari itu, kami undang investor untuk menanamkan modalnya di Indragiri Hilir," ucap Sekda.

Dari beberapa pengusaha yang hadir pada acara tersebut sangat tertarik dengan potensi kelapa yang dimiliki Indragiri Hilir, namun mereka menyampaikan beberapa pertanyaan dan masukan untuk menjadi kajian selanjutnya seperti yang diungkapkan oleh M Tohir SE pengusaha karbon aktif, VCI dan Kopra Putih dari surabaya menyebutkan, bahwa pentingnya konsep pengembangan kelapa di Indragiri Hilir bagi tumbuhnya industri kecil, penetapan harga dasar kelapa yang perlu dikaji dengan komprehensif karena semua yang ada di kelapa punya nilai dan tidak sama dengan kelapa sawit.

Sementara itu, konsultan niaga bagi kelompok tani perkelapaan dari Pandeglang Sindy, SE mengharapkan lebih banyak pembinaan kepada usaha produksi hilir dari kelapa dengan memberdayakan kelompok kelompok tani.

"Kembangkan usaha home industri kelapa dengan pembinaan yang profesional mulai dari cara penanaman, pemeliharaan kelapa, manajemen kelompok dan home  industri modern," ucapnya.Selain itu, Dia juga menambahkan, di Indragiri Hilir juga diperlukan bapak angkat dalam niaga kelapa sehingga harga bisa stabil.

Untuk diketahui, pada pertemuan itu juga hadir bermacam-macam bentuk pengusaha yang berbahan baku kelapa seperti bricket, karbon aktif, korpra putih, virgin coconut oil, usaha kelapa integrited, usaha kelapa parut kering, pengolahan sabut kelapa, minyak makan, sabun dan masih banyak lagi. (Hms)

Terkini