HARIANRIAU.CO - MELIHAT anak-anak zaman sekarang, kebanyakan dari mereka hidupnya sudah serba digital dan dekat dengan teknologi. Oleh karena itu, strategi orangtua dalam mengasuh buah hatinya pun harus diubah.
Inovasi dan teknologi sudah tak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Orangtua pun harus mendukung pola pikir anak seiring berkembangnya teknologi. Nah, berkaitan dengan teknologi pasti anak-anak hidupnya selalu berkutat dengan gawai. Tapi hal ini malah memicu kecemasan pada orangtua zaman now.

Psikolog Keluarga Ajeng Raviando mengatakan, anak-anak yang lahir tahun 2010 sampai beberapa tahun ke depan, harus mampu menggunakan teknologi dengan bijak. Termasuk saat mengakses internet dan menggunakan beragam macam gawai canggih.
"Orangtua sekarang tantangannya selalu cemas mengenai penggunaan teknologi. Banyak orangtua khawatir kalau teknologi tidak dipakai untuk hal positif oleh anaknya," ujar Ajeng di sela Talkshow sekaligus Peresmian Sekolah Sampoerna Academy Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/10/2018).
Padahal, penggunaan teknologi punya banyak manfaat positif untuk si kecil. Misalnya kesiapan mental anak dalam menghadapi segala sesuatu jadi lebih kuat, juga mereka lebih mampu menjadi orang yang bertanggung jawab di masa depan.
Selain itu, teknologi juga dapat membantu anak untuk belajar lebih efektif dan efisien. Ditambah dapat melatih mereka untuk mengembangkan ide dan inovasinya, yang mana teknologi berperan sebagai media pembelajaran
"Jadi orangtua tidak perlu khawatir anaknya pakai gadget, asalkan ada batasan penggunaan. Waktu pakai gawai di sekolah dibatasi, begitu juga di rumah. Kalau berlebihan pakai gawai, jelas dampaknya berbeda," pungkas dia dikutip dari laman okezone.