HARIANRIAU.CO - Legislator Riau dari Fraksi PPP, Husaimi Hamidi kembali menyebutkan, persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan tiap tahunnya adalah ketersediaan sekolah yang ada. Terutama untuk tingkat sekolah menengah dan atas negeri.
Jumlah anak didik yang akan masuk sekolah jauh lebih besar dari daya tampung yang ada. Akibatnya banyak yang tidak tertampung sesuai sekolah yangvberada di zonasi yang ada. Sementara untuk masuk sekolah umum swasta biaya pendidikannya cukupbtinggi.
"Jadi tidak ada jalan lain, pemerintah baik Kabupaten/Kota maupun Provinsi untuk menyediajan sekolah yang memadai disrtiap zonasi yang ada. Atau bisa jiga dikakukan pembinaan terhadap sekolah-sekolah swasta sehingga baik biaya maupun kualitas tidak timpang drngan sekolah negeri," sebutnya, Jumat (28/06).
Ditambahkan Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau ini, pemerintah bisa saja membuat program yang membatu operasional sekolah swasta sehingga biaya pendidikan bagi wali murid bisa terbantu. "Ini bisa saja membuat kebijakan dengan memberikan BOSDA pada srkolah swasta yang selama ini hanya untuk sekolah negeri," sebutnya sembari membetikanbsalah satu upaya.
Disampaikan juga oleh Dapil Kabupaten Rokan Hilir ini, pihaknya mengenai upaya ini akan melakukan pembahadan dengan OPD terkait. Sehingga kesenjangan yang terjadi selama ini antara sekolah negeri dan swasta dapat teratasi. "Kalau untuk anggaran kita mampu. Apalagi gubernur kita sekarang komit memajukan dunia pendidikan," tambahnya yakin. (MCR)