HARIANRIAU.CO - Usai melantik Pengurus PMI Kecamatan Keritang, Ketua PMI Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan SSos ME juga melantik Pengurus PMI Kecamatan Kemuning, Rabu (20/11/2019) petang.
Didampingi para rombongan dari Tembilahan, Zulaikhah Wardan menuju Kantor Camat Kemuning usai solat Zuhur dan makan siang.
Zulaikhah Wardan bersyukur atas pelantikan Pengurus PMI Kecamatan Kemuning. Ia berharap agar PMI Kecamatan Kemuning segera menunjukkan aksi dalam mengabdi kepada masyarakat.
Tujuan pembentukan PMI di setiap Kecamatan ialah sebagai perpanjangan tangan PMI Kabupaten untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Kecamatan, dan untuk membantu PMI Kabupaten dalam memenuhi kebutuhan darah.
"Saya yakin dan percaya Bapak dan Ibu sudah familiar dengan PMI. Kalau dengar kata PMI pasti identik dengan darah. Jadi kita saat ini di Kabupaten belum dapat mencukupi kebutuhan darah. Kebutuhan darah setiap bulan mencapai 600 kantong, tapi yang baru bisa terpenuhi hanya 300 kantong," ungkapnya.
Padahal, PMI sudah bekerjasama dengan perusahaan dan instansi lainnya. Namun permasalahan darah di Inhil masih belum tuntas.
"Mungkin juga kurang sosialisasi, jadi inilah tugas PMI di Kecamatan untuk memberi pemahaman dan melakukan pendataan masyarakat yang bisa menjadi pendonor tetap," ujarnya.
Selain itu, disampaikannya juga bahwa PMI tidak hanya melayani donor darah, tetapi juga kegiatan sosial lainnya, seperti memberi bantuan kepada warga yang tertimpa musibah atau bencana.
Zulikhah menginstruksikan agar PMI hendaknya mengaktifkan relawan PMI yang terdiri dari 4 kategori. Untuk para pelajar, relawan disebut PMR (Palang Merah Remaja), yaitu siswa-siswi SD/ SMP/ SMA. Relawan yang terdiri dari kumpulan mahasiswa dan anak-anak putus sekolah disebut KSR (Korps Sukarela). Para pekerja juga dapat menjadi relawan yang disebut dengan TSR (Tenaga Sukarela). Dan para pendonor darah yang disebut DDS (Donor Darah Sukarela).