Industri Lain Lesu, Kelapa Sawit Cetak Rekor Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir

Rabu, 10 Maret 2021 | 11:45:36 WIB
Ilustrasi

HARIANRIAU.CO - Di tengah kelesuan ekonomi pasca pandemi Covid-19, kelapa sawit bangkit. Tak hanya di harga kisaran petani yang kini sedang tinggi-tingginya, harga Crude Palm Oil (CPO) di kalangan ekspor juga berhasil  memecahkan rekor tertinggi penjualan.

Konon, kenaikan harga jual ekspor ini adalah yang tertinggi dalam kurun 10 tahun terakhir. 

Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Selasa (9/3/2021) menjelaskan, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau pada penetapan periode 10 Maret - 16 Maret 2021, mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur.

Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 13,63 per Kg atau mencapai 0,59 persen dari harga minggu lalu.

"Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 2.310,76 per Kg," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Selasa (9/3/2021).

Ia menjelaskan bahwa naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

 Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp 14,24/Kg, PT. Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 14,52/Kg, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 74,20/Kg.

Kemudian ada yang mengalami kenaikan yakni PT. Asian Agri Group sebesar Rp 65,84/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 115,80/Kg  dari harga minggu lalu. 

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 140,91/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 60,00/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 79,55/Kg dari harga minggu lalu.

Rekor Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir

Masih pada kesempatan yang sama, Defris juga mengatakan, bahwa hingga penutupan perdagangan kemarin, harga kontrak CPO pengiriman Mei yang aktif ditransaksikan di bursa Malaysia Derivatif Exchange naik 3,8% ke RM 3.883/ton. 

"Harga CPO semakin mendekati RM 3.900/ton dan ini menjadi harga tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Harga minyak mentah terutama untuk brent sudah tembus US$ 70 per barel," kata Defris di Pekanbaru, Selasa (9/3/2021).

Melesatnya harga minyak mentah ini, lanjut Defris, menjadi katalis positif untuk minyak nabati tak terkecuali minyak sawit dan kawan kawannya. Harga kontrak minyak kedelai dan minyak sawit di Bursa Komoditas Dalian masing-masing mengalami kenaikan 4,4% dan 4,6%.

"Untuk harga CPO minggu lalu cenderung stagnan. Kemudian, untuk harga CPO pekan ini di Riau menjadi Rp10.012,44 dan harga kernel menjadi Rp7.241,11 per kg," jelasnya.

Sedangkan, harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 2.310,76 per Kg.  (mcr)

Terkini