Kadiskes Riau Jelaskan Varian Baru Diumumkan Kemenkes Kasus Lama dari ABK Asal India

Rabu, 07 Juli 2021 | 00:55:52 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir

HARIANRIAU.CO - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, membantah sudah masuknya varian baru COVID-19, Delta di Provinsi pada bulan Mei lalu, setelah dimumkan oleh Kementrian Kesehatan RI. Dijelaskan Mimi, varian baru yang masuk pada bulan Mei lalu, merupakan varian B117 dari nakhoda kapal asal India, yang bersandar di Kota Dumai.

“Itu yang diumumkan oleh Kementrian Kesehatan itu, kasus tanggal 25 Mei lalu yang disebut varian baru dari anak buah kapal asal India. Dan hasil dari data yang bulan Mei waktu ABK Dumai, tidak disebutkan varian Delta tapi B117, dari hasil laboratorium pusat, itu sudah lama,” ujar Mimi, Selasa (6/7).

“Jadi yang diumumkan oleh Kementrian itukan diumumkan setiap hari. Kalau ada varian baru diumumkan, karena Riau sudah ada varian baru pada bulan Mei lalu maka diumumkan juga, tapi bukan kasus baru varian Delta, seperti yang di Jakarta saat ini terjadi. Sample baru yang sudah kita kirimkan ke pusat sampai saat ini belum kita terima secara resmi,” kata Mimi.

Dijelaskan Mimi, dalam beberapa hari ini kasus terkonfirmasi positif di Riau masih tinggi diatas 400 kasus. Untuk hari ini saja bertambah sebanyak 419 kasus, total terkonfirmasi 73.174 kasus. Dari 412 kasus ini pasien dari luar Riau mencapai 32 orang. Kondisi ini menandakan bahwa kasus di Riau, masih akan terus bertambah selagi masih banyaknya orang masuk dari daerah zona merah ke Riau.

“Hari ini kasus dari luar Riau ini ada 32 orang, selagi masih banyak orang yang masuk ke Riau dengan berbagai kegiatan, baik bekerja maupun bisnis atau yang lainnya, sepanjang belum ditutup masih akan terkonfirmasi positif. Rata-rata yang dari luar Riau daerah yang banyak kasus, ini ada dari Jakarta, Banten, Jatim, Yogya, Kalbar, dari Sumatera ada Sumbar, Sumut, Lampung,” kata Mimi.

Sementara itu, dari data informasi per hari ,Selasa (6/7) di Provinsi Riau, terdapat penambahan 419 kasus Terkonfirmasi COVID-19. Kabar baiknya, terdapat penambahan 325 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh. 

Kabar duka, terdapat penambahan 3 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena COVID-19. Total terkomfirmasi  73.174 kasus, Isolasi Mandiri 3.252 orang, rawat di RS 678 orang, sembuh 67.265 orang dan 1.979 meninggal dunia.  (mcr)

 

Terkini