HARIANRIAU.CO - Kasus COVID-19 di Kabupaten Bintan terus meningkat, data per 10 Juli 2021 total kasus positif di Bintan mencapai 3.459 kasus dan menempatkan Bintan berada dalam zona merah bersama Kota Tanjungpinang dan Batam.
Bintan sendiri sudah hampir sebulan bertahan di zona merah, setiap hari penambahan kasusnya rata-rata dikisaran 50 s.d 60 kasus/hari.
Menyikapi kondisi saat ini, upaya pengetatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro mulai diterapkan untuk menekan jumlah laju penyebaran COVID-19.
PPKM di wilayah Kabupaten Bintan saat ini diperpanjang sampai 20 Juli 2021, tertulis di Surat Edaran (SE) Bupati Bintan.
Pembatasan aktifitas ini membuat masyarakat sangat terbatas dalam ruang gerak, apalagi keperluan yang sangat penting dan mendesak.
Nah disini MAS FOOD merupakan jasa pesan online melalui media Whatsapp yang saat ini begerak di wilayah Kota Kijang dan Tanjungpinang.
MAS FOOD ini ternyata bergerak sudah dua tahun semenjak Pandemi COVID-19 melanda loh teman-teman.
Bagi teman-teman, oom-oom, tante-tente dan adek-adek yang mimin sayangi hehehe becanda ya.
Ingat jangan lupa loh gunakan jasa MAS FOOD, Jastip ini sangat rekomendasi dan efektif banget sih menurut mimin saat Pengetatan PPKM Mikro di Kijang dan Tanjungpinang.
Mimin langsung merapat dengan CEO MASFOOD, Yoris Sanjaya Damanik (24) ternyata masih muda ganteng dan cekatan loh.
Yoris menjelaskan MAS FOOD yang ia didirikannya ini menerima jasa pengantaran makanan, barang dan orang, yang tentunya untuk mempermudah masyarakat disini jasa MAS FOOD siap eksekusi apapun terkait pengantaran.
Pemesanan sekitaran Kota Kijang hanya merogoh kocek sebesar Rp 8.000 dan untuk pemesanan Exspres hanya Rp 35.000.
"Pemesanan sangat sederhana, kami berbasis chat WhatsApp dan bisa langsung masuk di link yang sudah tersedia http://linktr.ee/masfood_kjg ," jelas pria kelahiran tahun 1997 ini, Selasa (12/07/2021).
MAS FOOD dalam setiap pengantaran ke Costumer selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar mencegah penyebaran COVID-19.
Ia juga menambahkan, orderan untuk masyarakat yang sedang Isolasi mandiri (Isoman) dirinya menerapkan via transfer.
"Iya kami melayani masyarakat yang sedang Isoman, bisa via transfer dan bisa juga berikan uang, akan tetapi kami sterilkan dengan cara menyemprotkan uang dengan hand sanitizer lalu dimasukkan dalam kantong plastik," pungkas Yoris yang memiliki Golongan Darah B + ini.
Disamping itu, MAS FOOD mendapatkan apresiasi dan dukungan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Timur.
Demikian jastip online ini sangat berperan dalam kondisi seperti ini, apalagi saat ini sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kabupaten Bintan khususnya Kecamatan Bintan Timur.
Kapolsek Bintan Timur, AKP Ulil Rahim mengapresiasi MAS FOOD ini dikarenakan PPKM Mikro yang sedang dilaksanakan di wilayah Bintim.
"Iya sangat membantu masyarakat tentunya ya, karena Pembatasan aktifitas masyarakat untuk keluar rumah jadi berkurang, sehingga berkemungkinan besar untuk terpapar COVID-19. Semoga MAS FOOD bisa berkolaborasi dengan Polsek Bintan Timur untuk ikut berperan penting dalam penurunan COVID-19 di Bintim," ungkap Ulil di ruang kantornya, siang.
Ia juga memberikan himbauan kepada CEO MASFOOD agar menerapkan prokes setiap pengantaran, dan untuk melengkapi kendaraan seperti Plat BM, SIM dan Helm. Khususnya untuk driver MAS FOOD.
"Kita akan berkolaborasi dan sinergitas tentunya, apalagi untuk pelayanan masyarakat kami dari pihak kepolisian sangat mendukung agar masyarakat percaya MAS FOOD mendapat dukungan dan tidak perlu diragukan dalam kinerjanya," tandasnya.
MAS FOOD memiliki kantor di Kampung Baru Keke , Gang Tenggiri Kediaman Syahrul Damanik, RT 004 RW 01, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.
Bagi masyarakat yang ingin langsung menggunakan jasa MAS FOOD bisa langsung menghubungi, Contac Persons :
082387112705 (Admin), atau bisa langsung kunjungi Instagram : masfood_kjg.
Penulis : Oppy