Demi Nomor Togel, Karyawan Pabrik Jadi Gila Usai Ritual Panggil Pocong

Kamis, 23 Juni 2022 | 14:51:21 WIB
Ilustrasi

HARIANRIAU.CO - “ Coba lihat fotonya.. Cepat!!” Begitu kasarnya suara Sudin ketika meminta foto pocong yang berhasil direkam salah seorang karyawan pabrik yang akrab disapa Pak Long.

Menurut Kamal, Pak Long enggan memperlihatkan foto tersebut karena tahu Sudin akan melakukan hal kurafat dengan benda itu.

Namun karena sudah diancam Sudin, pria paruh baya itu hanya bisa pasrah dan memperlihatkan foto pocong itu.

Pak Long pasrah sebab Sudin mengancam akan membocorkan rahasia Pak Long yang selingkuh dengan janda yang bekerja di kantin pabrik.

" Bayangkan kalau istri Pak Long tahu, bisa gempar pabrik dibuatnya... Sebelum ini pernah terjadi, mungkin sebab itu Pak Long khawatir kalau istrinya tahu," ujar Kamal yang merupakan sahabat Sudin.

 

Memulai cerita tentang Sudin, Kamal mengatakan teman baiknya itu merupakan sosok pemuda yang gemar pasang nomor togel.

Malah, kecanduan Sudin untuk mendapatkan angka jitu pernah menyebabkan dia ditangkap polisi karena 'bertapa' di kuburan China.

" 'Bermalam' di tahanan polisi selama sehari tidak membuatnya jera. Dia akan melakukan hal lain, termasuk ketemu dukun buat dapat nomor," lanjut Kamal.

Meski begitu, Sudin tidak pernah dapat hadiah dari nomor-nomor yang diperoleh tersebut. Itu yang menyebabkan Kamal dan teman-teman lain heran dengan kecanduan togel Sudin.

Menurut Kamal, pernah seorang teman yang alim menasihati Sudin supaya berhenti melakukan hal-hal kurafat dan bermain togel, tetapi tidak diindahkannya.

Orang alim itu malah dihujat habis-habisan oleh Sudin. Bahkan dibilang berpura-pura dengan pakaian jubah dan serban.

 

Kembali ke momen saat Pak Long memperlihatkan foto pocong. Entah bagaimana, tiba-tiba Pak Long bisa merekam pocong sedang berdiri di atap luar surau pabrik.

Sosok pocong tersebut jelas kelihatan di samarnya kegelapan malam. Awalnya berita penampakan pocong itu tidak diketahui oleh Sudin.

Namun karena sering dibahas para karyawan pabrik, kabar penampakan pocong itu akhirnya sampai juga di telinga Sudin.

Setelah mengetahui hal tersebut, Sudin mencari Pak Long. Tapi karena Pak Long cuti pulang ke kampung, Sudin tak bisa melihat sendiri foto penampakan pocong.

Karena sudah tidak sabar, Sudin bahkan pernah sampai menghubungi Pak Long dan meminta foto yang diinginkannya tersebut.

Tidak tahu apa yang dilakukan Pak Long saat Sudin meminta foto itu. Mungkin tidak dapat, wajah Sudin cemberut sepanjang minggu.
 

Kegelisahan Sudin semakin menjadi, hingga akhirnya dia bertemu dengan Pak Long. Walaupun sudah dibujuk, Pak Long tetap tak memperlihatkan foto.

Pak Long tidak mau Sudin akan melakukan hal kurafat di pabrik setelah melihat foto pocong yang ada di ponselnya tersebut.

" Berang dengan sikap Pak Long, Sudin kemudian mengancam akan membocorkan rahasia Pak Long. Tak perlu waktu lama, Sudin berhasil mendapatkan foto penampakan pocong itu," kata Kamal.

Tidak ada yang menyangka tindakan Sudin setelah mendapatkan foto itu. Kamal pun bahkan merasa heran dengan kelakuan temannya itu setelah melihat foto tersebut.

" Setiap ditanya, Sudin hanya nyengir kaya kuda sebelum berlalu pergi," keluh Kamal yang kemudian mengetahui gerak gerik Sudin dari seorang kenalan di kampungnya.

 

Menurut Kamal, Sudin ternyata sering berkunjung ke rumah seorang dukun di ujung kampung. Dia meminta mantera untuk menyeru pocong agar bisa minta nomor togel.

Kira-kira sebulan selepas bolak-balik berkunjung ke rumah dukun tersebut, Sudin mulai melakukan ritual di surau pabrik.

" Sekitar jam 4 pagi, pintu surau dikuncinya... aku coba mengintai apa yang dilakukan Sudin tapi dia lakukan ritual dalam keadaan gelap.

" Malas dengan tindakan Sudin, aku langsung pulang ke rumah karena sudah habis shif.

" Keesokan harinya, wajah Sudin kelihatan gembira. Mungkin sudah dapat apa yang diinginkannya," jelas Kamal.

Namun, Sudin enggan membuka mulut atau berbicara dengan teman karyawan lain. Beberapa hari dia menyepi, bahkan saat jam istirahat dia menyendiri di surau.

" Aku sekali lagi bertanya keadaan dia... tapi hanya menerima senyuman tipis saja. Jadi, aku biarkan Sudin dengan dunianya beberapa minggu," kata Kamal.

 

Sudin tiba-tiba mengambil cuti kira-kira seminggu. Padahal dia masih bujangan, dan tidak pernah ambil cuti lebih dari dua hari.

Pada suatu hari, Sudin tiba-tiba mendatangi Kamal dengan keadaan tidak terurus. Wajahnya hitam seolah-olah sudah beberapa hari tidak mandi.

Tidak sampai di situ, badannya juga terlihat semakin kurus. Melihat keadaan Sudin sedemikian rupa, Kamal mula bertanya tentang apa yang terjadi sebenarnya.

" Tiba-tiba Sudin menangis. Aku coba tenangkan dia, dan minta dia menceritakan semuanya dari awal.

" Katanya, foto pocong yang diambil oleh Pak Long tidak bisa dihapus dari HP-nya. Jika dihapus, foto itu akan muncul lagi," kata Kamal menirukan Sudin.

 

Menurut Sudin, foto tidak bisa dihapus karena dia yang menyeru pocong tersebut untuk mendapatkan nomor togel.

Memang nomor yang diberikan terbukti jitu, tapi pocong itu bagaikan tidak mau melepaskan Sudin juga.

Kamal mengatakan, keadaan Sudin seperti itu selama beberapa bulan. Pemuda itu sampai tidak bisa bekerja dengan baik hingga akhirnya dipecat.

Sudin pernah juga mencoba untuk berobat di kampung, namun tidak ada yang berani membantunya.

Disebabkan peristiwa yang dialami itu, Sudin hidup seperti orang tidak waras hingga saat ini. Dia sering ketakutan dan kadang kala menjerit meminta tolong walaupun di siang hari.

Tambah Kamal, kini sahabat baiknya itu diantar pulang ke kampungnya dan dijaga oleh keluarganya sendiri.

Sumber: mStar/dream

Tags

Terkini