PEKANBARU - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Pekanbaru tidak punya data rinci penderita HIV/AIDS. Terbukti, KPA tidak punya data per-kecamatan penderita penyakit menular tersebut.
Sekretaris KPA Pekanbaru, Hasan Supriyanto saat dikonfirmasi mengaku kesulitan mendata jumlah penderita kasus HIV/AIDS per kecamatan. Ia beralasan, penderita sering berpindah-pindah.
"Data per kecamatan kami belum ada. Sulitnya mengindikasi penderita karena kebanyakan dari mereka itu nomaden," kata Hasan di Pekanbaru, Senin (13/3/2017).
Penanggulangan penyakit ini memang menjadi tugas KPA. Ia juga menyebut, data jumlah penderita kasus HIV/AIDS dipegang Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
"Data perkecamatan coba tanya ke Diskes Pekanbaru. Diskes Pekanbaru memang sudah melaporkan tapi secara global," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Daerah Kita Pekanbaru M Noer menyebut Kecamatan Rumbai menjadi penyumbang kasus HIV/AIDS tertinggi se Pekanbaru. Hal ini terungkap dari hasil rapat bersama Ikatan Bidan Indonesia Keluarga Berencana Kesehatan (IBI-KB-Kes) tingkat Provinsi di Kantor Walikota Pekanbaru. (hlr)