Harian Riau

Harianriau.co

Transformasi Tasya Kamila, 'Anak Gembala' yang Telah Beranjak Dewasa

Transformasi Tasya Kamila, 'Anak Gembala' yang Telah Beranjak Dewasa
Tasya Kamila. (Foto: Instagram/@tasyakamila) 



HARIANRIAU.CO - "Aku adalah anak gembala, selalu riang serta gembira…" 

Petikan lagu tersebut cukup populer untuk mereka yang menjalani masa kanak-kanak sekitar tahun 2000. Ya, lagu berjudul 'Anak Gembala' itu dinyanyikan oleh Shafa Tasya Kamila, yang lebih dikenal dengan nama Tasya.

Tasya memulai kariernya di dunia hiburan pada usia lima tahun dengan menjadi bintang iklan. Wajah imut dengan pipi tembam berlesung pipit dan poni ratanya saat itu memikat hati para penonton televisi.

Loading...

Pada 1998, gadis kelahiran Jakarta, 22 November 1992 itu mendapat kontrak eksklusif untuk membintangi iklan pasta gigi. Kemunculan Tasya dalam iklan tersebut membuat sebuah rumah produksi menawarinya untuk berperan dalam sinetron.

Tasya pun merambah ke dunia akting dengan membintangi sinetron 'Takdir' pada tahun yang sama. Sinetron tersebut dibintangi juga oleh Jeremy Thomas, Desy Ratnasari, Mathias Muchus, dan Vicky Burky. 

Di sela kesibukannya sebagai bintang iklan dan sinetron, Tasya juga rutin mengikuti sekolah vokal. Peluang untuk melebarkan sayap ke dunia tarik suara pun akhirnya datang.

Pada 2000, Tasya berkesempatan meluncurkan album perdananya, 'Libur Telah Tiba'. Sejumlah lagu anak-anak dalam album tersebut yang berhasil dipopulerkannya, yaitu 'Libur Telah Tiba', 'Paman Datang', 'Anak Gembala', dan 'Ambilkan Bulan Bu'.

Melalui sejumlah lagu tersebut, nama Tasya semakin dikenal luas. Ketenarannya melesat lantaran album tersebut berhasil terjual sebanyak 350 ribu kopi.

Menyusul kesuksesan 'Libur Telah Tiba', Tasya merilis album keduanya, 'Gembira Berkumpul', pada 2001. Dalam album itu, terdapat lagu duetnya bersama vokalis grup musik Sheila On 7. Lagu berjudul 'Jangan Takut Gelap' itu diciptakan oleh Eross, gitaris Sheila On 7.

Kiprah Tasya sebagai penyanyi cilik tak berhenti sampai di situ. Ia kembali meluncurkan album 'Ketupat Lebaran' pada 2002 dan 'Istana Pizza' pada 2003. Dua tahun setelah 'Istana Pizza', Tasya merilis album 'The Very Best of Tasya' yang memuat 14 lagu terbaiknya.

Pada 2007, Tasya membintangi sinetron 'Jangan Menangis Adinda' dan beradu akting dengan Gary Iskak. Beberapa judul sinetron lain yang pernah dibintanginya, yakni 'Matahariku', 'Tasya', dan 'Bodyguard Cantik'.

Tak hanya di layar kaca, ia juga sempat berakting dalam film layar lebar. Pada 2012, Tasya memerankan tokoh bernama Rina dalam film 'Rumah Kentang'. Setelah itu, ia membintangi film 'Mall Klender' pada 2014.

Tasya juga masih berupaya konsisten dalam menjalani kariernya sebagai penyanyi. Pada akhir tahun 2012, ia meluncurkan album 'Beranjak Dewasa'. Tasya berupaya meninggalkan citranya sebagai artis cilik melalui album ini.

Meski terus berkarier di dunia hiburan, Tasya juga tak lalai dalam menempuh pendidikan. Ketika mulai beranjak dewasa, ia tak hanya menjadi seorang gadis yang cantik, namun juga pintar.

Pada 2010, ia mulai menempuh kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Tasya kemudian berhasil meraih gelar S-1 dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat Cumlaude.

Seakan tak puas, Tasya memutuskan untuk melanjutkan studi demi meraih gelar S-2. Pada 2016, ia berhasil diterima sebagai mahasiswa Master of Public Administration di School of International and Public Affairs (SIPA), Columbia University. Hingga kini, ia masih menjalani studinya itu dengan beasiswa penuh dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).





Ikuti kami di
Pilihan Terpopuler +
Daerah +
Berita Terkini +