Harian Riau

Harianriau.co

Home »

Viral

Ibu Hamil Makan Sup Tikus Mati, Pihak Resto Beri Rp43 Juta untuk Gugurkan Kandungan

Ibu Hamil Makan Sup Tikus Mati, Pihak Resto Beri Rp43 Juta untuk Gugurkan Kandungan
Bangkai tikus mati di kuah sup | bangka.tribunnews.com 


HARIANRIAU.CO -  Seorang wanita hamil di China bermarga Ma, mengajak keluarganya makan di sebuah restoran.

Ma yang saat itu rindu dengan keluarganya, berinisiatif untuk mengajak makan bersama di restoran yang terkenal dengan menu hotpot-nya tersebut. Ia pun memesan menu paket keluarga. Saat makanan disajikan di meja, sama sekali tak ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

Sampai akhirnya, Ma menyeruput kuah sup pesanannya. Ia sudah menyendok beberapa kali hingga pada sendokan ketiga, Ma langsung kaget karena melihat bangkai tikus yang diambil dari mangkuk supnya.

Kaget melihat bangkai tikus di mangkuk supnya, Ma merasa syok dan mual. Keluarganya merekam kejadian penemuan tikus mati di mangkuk sup Ma untuk dijadikan barang bukti. Sementara itu, Ma dilarikan ke rumah sakit karena khawatir akan berdampak pada janin yang dikandungnya.

Loading...

Keluarga Ma tak terima dan memprotes restoran tersebut. Pihak restoran kemudian memberikan kompensasi sebesar Rp10 juta. Namun bukannya merasa bersalah, pihak restoran justru ingin menambahkan sejumlah uang dan meminta Ma untuk menggugurkan bayinya.

"Jika Anda mengkhawatirkan bayi Anda, kami menawarkan 20.000 yuan (setara Rp43 juta) untuk menggugurkannya," kata suami Ma menirukan ucapan staf restoran dikutip dari keepo.me.

Kejadian yang dialami Ma langsung viral. Restoran tersebut dibanjiri hujatan masyarakat.

Biro Pengawas Makanan Distrik Kuiwen langsung mengambil tindakan dengan menyidak restoran tersebut. Dari hasil penelusuran, tak ditemukan adanya bangkai tikus di dapur restoran.

Namun, sejumlah bahan makanan seperti sayur yang ditemukan tak berkualitas serta air bekas di ruang pengolahan makanan. Untuk sementara waktu, restoran tersebut dilarang beroperasi dan diwajibkan meningkatkan kualitas serta kebersihan dalam pengolahan makanan.





Ikuti kami di