Harian Riau

Harianriau.co

Kuansing Raih Anugerah Parahita Ekapraya Dari Kemen PPPA, Ketua TP-PKK Saksikan Simulasi Proses Pemurnian Emas Bebas Merkuri

Kuansing Raih Anugerah Parahita Ekapraya Dari Kemen PPPA, Ketua TP-PKK Saksikan Simulasi Proses Pemurnian Emas Bebas Merkuri
Ketua TP-PKK Kuansing Saat Menyaksikan Simulasi Proses Pemurnian Emas 



HARIANRIAU.CO - Bulan September 2021 menjadi bulan istimewa bagi Kuansing karena meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk pertamakalinya. APE adalah penghargaan terhadap Kabupaten yang melaksanakan pembangunan Responsif Gender. Desa Responsif Gender Proyek GOLD-ISMIA menjadi salah satu indicator penting dalam penilaian APE karena Desa Responsif Gender dalam Sektor Pertambangan Emas Skala Kecil (DRG-PESK) yang dilaksanakan di Desa Logas dan Desa Logas Hilir adalah DRG-PESK satu-satunya di Indonesia.

Kegiatan pelatihan pengolahan emas tanpa merkuri bagi penambang perempuan di Kuantan Singingi yang diselenggarakan oleh GOLD-ISMIA 27 Sept – 1 Okt 2021, tersebut dikunjungi oleh Ketua TP-PKK dan juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Kabupaten Kuntan Singingi, Kamis (30/9/2021). 

Dalam kegiatan pelatihan pengolahan emas tanpa merkuri tersebut Ibu Wela Mayang Sari, SE, M.Si juga mensosialisasikan Bahaya Merkuri jangka panjang terhadap Lingkungan dan Kesehatan. Ibu Wela mencontohkanTragedi Minamata yang berdampak pada kesehatan Ibu Hamil, Kesehatan Bayi, disabilitas, Tremor, bahkan kematian. Setelah menyampaikan Sosialisasi rombongan Ibu Bupati, Ibu Kapolres dan Ibu Sekda langsung menyaksikan simulasi proses pemurnian emas bebas merkuri yang dilanjutkan dengan mendulang emas bersama pendulang perempuan. 

Ketua TP-PKK sangat mengapresiasi proyek GOLD ISMIA yang dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi. GOLD-ISMIA adalah proyek kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) didukung oleh United Nations Development Programme (UNDP).

Loading...

"Saya mengapresiasi proyek GOLD ISMIA yang berlangsung saat ini merupakan proyek kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) didukung oleh United Nations Development Programme (UNDP)," Tuturnya.





Ikuti kami di
Pilihan Terpopuler +
Daerah +
Berita Terkini +