Belum Seumur Jagung, Rigid di Teluk Pinang Sudah Retak

Belum Seumur Jagung, Rigid di Teluk Pinang Sudah Retak

INDRAGIRI HILIR - Jalan dari Sungai Luar - Teluk Pinang kini sudah retak dan pecah. Padahal jalan yang dibangun menggunakan sistem rigid tersebut baru selesai dikerjakan pada akhir tahun 2016. 

Retaknya jalan yang dibangun dengan menggunakan dana APBN sebesar Rp112 miliar itu tepatnya berada di Parit 10 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS.

"Baru saja selesai dibangun, tapi jalannya sudah retak," sesal Ardiansyah Julor, salah seorang Owner Inhilklik.com.

Pria yang juga Politisi PKB ini juga menuturkan, retakan jalan yang dimulai dari bawah jembatan itu, sudah hampir mencapai ke tengah jalan.

Ia pun mengesalkan hal itu bisa terjadi, ditambah lagi, kendaraan bertonase besar dijelaskannya kerap terlihat hilir mudik di sekitar jalan tersebut.

"Ini entah pembangunan jalannya yang tidak bagus, atau karena kendaraan tidak sesuai tonase jalan yang bebas keluar masuk," lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Indragiri Hilir, Said Syarifudin menuturkan bahwa ada prosedur untuk perbaikan jalan yang sudah rusak tersebut.

"Ada prosedurnya, silahkan tanya saja ke Dinas PU," jawabnya, Sabtu (17/6/2017) malam.

Untuk diketahui, sebesar Rp190 miliar dana APBN dialokasikan untuk pembangunan ruas jalan Nasional di Inhil, dimana Rp112 miliar untuk pembangunan ruas jalan Sungai Luar-Sungai Piring-Teluk Pinang, atau paket 4 dari 8 paket yang ada.



Ragil Hadiwibowo

Halaman :

Berita Lainnya

Index