Bupati H Mursini Lakukan Peletakkan Batu Pertama Pembangunan SDIT Latahzan

Bupati H Mursini Lakukan Peletakkan Batu Pertama Pembangunan SDIT Latahzan
Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi Didampingi Plt Sekda H Muharlius SE MM Saat Peletakkan Batu Pertama Pembangunan SDIT Latahzan Gunung Toar, Jumat (7/7/2017)

KUANSING - Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi didampingi Plt Sekda H Muharlius SE MM meresmikan Pembangunan dan melakukan Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Latahzan Desa Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar, Jumat (7/7/2017).

Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi dalam arahannya berharap sekolah SDIT ini dapat melahirkan generasi muda yang qurani sebagaimana niat dari Yayasan Daifatul Salsabila ini sendiri," ujar Bupati.

"Saya merasa berbahagia pada hari ini dapat berjumpa dengan masyaralat Gunung Toar khusususnya pengurus Yayasan Daifatul Salsabila dan SDIT Latahzan dalam acara peresmian pembangunan gedung sekolah ini," tambah Bupati.

Dalam kesempatan ini, H Mursini juga menyampaikan bahwa pada era globalisasi seperti sekarang ini semua arus informasi berjalan secara cepat tanpa bisa dibendung. "Karena itu kita harus bisa menyaring semua arus informasi tersebut dengan mempertebal aqidah dan akhlak generasi kita," ujar Bupati. "Salah satunya adalah dengan Pendidikan Agama di SDIT Latahzan ini. Sehingga kita dapat membatasi segala informasi yang tidak baik kepada generasi muda kita," lanjutnya.

Dewasa ini, lanjut Bupati lagi, banyak orang mengatakan bahwa islam itu sudah mundur. Hal ini saya kira penyebabnya adalah karena kita meninggalkan ajaran Islam itu sendiri. Karena ajaran agama islam itu sebenarnya tidak pernah ketinggalan baik mulai dari zaman Rasulullah sampai kepada zaman sekarang ini," kata Bupati menekankan.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan Jamaluddin Arbain dalam sambutannya mengatakan bahwa Pembangunan SDIT Latahzan ini bertujuan untuk mencetak generasi Qurani dan ingin mencetak generasi emas Kuantan Singingi dibidang ilmu pengetahuan Agama dua dekade kedepan," ujarnya.

"Terimakasih kepada Pemkab Kuansing yang telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan SDIT Latahzan," ucap Jamaluddin menambahkan.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan  Daifatul Salsabilah Surma Yanti SE MESy yang juga merupakan Sekretaris TP PKK Kuansing ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa Yayasan Latahzan Salsabilah ini berdiri sejak tahun 2005 dan sudah teraftar di akta notaris di Kemenkum Ham RI pada tahun 2010 yang lalu.

"Yayasan ini bergerak di bidang formal TK pada tahun 2007. Dan selanjutnya hingga saat ini bergerak di bidang non formal yaitu TK/PAUD dan kelompok bermain," urai Sura, sapaan akrabnya.

Selain itu, lanjutnya, Yayasan ini juga bergerak di bidang ekonomi kreatif. Sudah bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Kuansing," terangnya. "Yayasan ini juga bergerak di bidang seni (berupa Sanggar Tari)," tambahnya mengakhiri pidato.

Dalam kesempatan ini, Tokoh Masyarakat Gunung Toar yang juga merupakan Wakil Ketua I DPRD Kuansing Sardiyono AMd menerangkan dalam sambutannya, bahwa pada awal mula berdirinya Yayasan ini tahun 2005 lalu, semula bertempat di rumah tinggal (kosong) milik penduduk.

"Sesuai dengan nama SDIT ini, yaitu Latahzan, yang berarti Jangan Bersedih. Karena itu saya sangat senang dengan perkembangan sekolah ini yang sudah mulai menunjukkan kemajuannya dan ini ditandai dengan diresmikannya pembangunan gedung sekolah SDIT Latahzan saat ini," ungkapnya.

"Tujuan yayasan ini adalah memberikan pelayanan yang terbaik dibidang pendidikan khususnya pendidikan Agama di Kabupaten Kuantan Singingi," ujarnya mengakhiri.

Sebelum peletakkan batu pertama pembangunan SDIT Latahzan ini, Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi dalam kesempatan ini juga melakukan penggalangan dana dan terkumpul dana sebesar Rp 37.250.000,-. Bantuan dari pribadi H Mursini sebesar Rp 10 juta dan kemudian ditambah bantuan pribadi H Muharlius sebesar Rp 5 juta.

 

Jan Muriono / Antoni

Berita Lainnya

Index