Mardian dan Piton Sama-sama Tewas

Tubuh Mardian dan ular yang dibunuhnya sama-sama tergeletak tak bernyawa.
Kasus Mardian (38), warga Dusun Basun Desa Sinar Surya Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat (Babar) juga mengejutkan.
Awalnya, Mardian diduga tewas karena dililit ular sanca. Namun setelah pemeriksaan lebih dalam pada fisik korban maupun bangkai ular yang mati di sebelah korban. Polisi dan tim medis berubah dugaan, bahwa korban tewas karena terkena patukan ular, persis di bola mata kanan dan belakang telinga kanan.
Kisah pertarungan Mardian (38) dengan ular sanca sepanjang 3,30 meter di Sungai II Kotawaringin Puding Besar masih menjadi bahan pergunjingan warga Bangka. Rasa penasaran masih menyelimuti sejumlah masyarakat, terlebih Mardian dan Ular Sanca itu akhirnya sama-sama mati
Pergulatan dua makhluk berbeda wujud berlangsung di kebun sawit Dusun Sungai Dua Desa Kotawaringin Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka-Belitung (Babel), Selasa (12/5/2015).
"Adapun ular tersebut sudah dalam keadaan mati, karena terjerat tali perangkap yang dibuat oleh korban (Almarhum Mardian)," kata Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kapolsek Puding Besar, AKP Junaidi, Selasa (12/5/2015).
Sementara Mardian, setelah proses otopsi diketahui mengalami luka cukup parah pada bagian matanya diduga dipatuk oleh ular juga pada bagian belakang telinga.

