Kronologis Tewasnya Anggota Satpol PP Meranti yang Terlindas Mobil Dalmas

Sabtu,14 Oktober 2017 - 16:07:36 WIB | Di Baca : 7489 Kali


MERANTI - Kisah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti, Yuni Yanti (27) tewas akibat terlindas kendaraan dinas kantornya menyisakan duka bagi korpsnya. Tak ada satu pun dari rekan-rekan korban yang menyangka peristiwa itu akan menimpa personel Satpol PP angkatan pertama Kabupaten Kepuan Meranti itu. 

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Haysim pun menyampaikan rasa duka mendalamnya atas musibah yang dialami Yuni Yanti dalam pakaian dinas tersebut. 

Sementara itu, dari lapaoran yang berhasil dirangkum, diketahui kalau musibah naas tersebut terjadi begitu cepat. 

Sesaat sebelum kejadian, pada Jumat (13/10/2017) pagi, seluruh personel Satpol PP sedang melaksanakan Apel pagi Jumat.

Selepas itu, sebagian dari personel melakukan latihan untuk apel Senin pagi di kantor bupati. 

Selepas itu, anggota istirahat, Ada yang sarapan, ada juga yang olahraga. Sementara seluruh anggota korsik memasukkan seluruh peralatannya ke dalam mobil Dalmas Satpol PP untuk dibawa ke Kantor Bupati.

"Saat kejadian, Yuni sedang duduk main handphone persis di depan mobil Dalmas," kata Kepala Kantor Satpol PP Kepulauan Meranti, Joko Surianto.

Setelah Alat korsik selesai dimasukkan ke mobil, rencananya mobil akan dimasukkan ke garasi sebelum menuju Kantor Bupati. 

Tapi tiba-tiba  mobil besar tersebut meluncur kencang dan manabrak Yuni yang sedang asik main hp.

Sejumlah rekan-rekan korban sempat histeris berupaya memberitahukan Yuni tentang mobil yang meluncur di depannya. Namun, apa daya, korban yang posisinya cukup dekat tidak bisa menghindar dan langsung ditabrak mobil dinas tersebut. 

Joko juga menjelaskan, memang ada personel yang ada di dalam mobil tersebut. ''Ya, ada Suhadi saat itu di dalam mobil dalam posisi hidup, Mungkin gigi juga masuk dan langsung meluncur,'' ungkap Joko. 

Pasca persitiwa itu, sejawat korban yang leibat peristiwa itu langsung berhamburan mendekat dan berupaya menolong korban dengan membayawanya ke RSUD Selatpanjang. Tapi diperjalanan korban dilaporkan menghembuskan nafas terakhir.

Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit, Yuni terlindas pada bagian kepala dan badan,'' ungkap Joko dilansir riausky.

Jenazah Yuni langsung dibawa  ke rumah keluarganya di Desa Tanjung Kulim Kecamatan Merbau untuk dikebumikan. 

"Ini musibah yang terjadi. Kita sampaikan ni merupakan kecelakaan saat bertugas," ucapnya.




Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...