HARIANRIAU.CO - Seorang karyawan Indomaret tewas dalam ruang penyimpanan uang, Jumat (8/12) pagi. Dari rekaman CCTv diketahui pelakunya juga menggunakan seragam Indomaret juga.
Korban tewas adalah Agung Koko Prakoso (21), karyawan yang hari itu sedang bekerja di Indomaret. Korban warga Dukuh Nggagung RT 9 RW 1, Desa Sendangsoko, Jakenan, Pati.
Sementara lokasi kejadian di Indomaret Pandean Lamper, tepatnya depan Angkringan Pandawa, Jalan Gajah Raya RT 5 RW 2, Gayamsari, Kota Semarang.
"Pelaku masih dalam penyelidikan. Keterangan saksi mata, pelaku masuk mengenakan seragam Indomaret," kata personel kepolisian.

Awalnya pelaku berpura-pura menukar uang. Korban yang tak menaruh curiga mengantar pelaku ke dalam ruang brankas. "Pelaku menusuk korban dalam ruang brankas hingga tewas," imbuhnya.
Rekan korban yang berada di meja kasir sempat mendengar rintihan korban. Sayang saat rekannya datang, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan tewas.
Pelaku pun melarikan diri. "Uang Rp 2 juta dalam brankas hilang, diduga dibawa pelaku," terangnya.
Inafis Polrestabes Semarang mendapati empat luka tusukan pada jenazah karyawan Indomaret Jalan Gajah, Agung Koko Prakoso.
"Dua di dada atas, satu di lambung dan satu lagi di perut sebelah kanan," terang Kanit Inafis Polrestabes Semarang, Iptu Sawal.
Dia berujar lebar tusukan sekitar empat centimeter. Jenazah Agung dibawa polisi ke RS Bhayangkara. "Kami sudah hubungi pihak keluarga korban. Saat ini dalam perjalanan ke Semarang," imbuh Sawal.
Posisi korban saat ditemukan di lokasi kejadian telungkup bersimbah darah. Korban mengenakan seragam Indomaret warna biru, celana panjang dan sepatu.

"Pelaku masih dalam penyelidikan. Doakan saja semoga segera ditangkap," kata Kapolsek Gayamyari, Kompol Wahyuni Sri Lestari.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji memastikan pelaku pembunuhan karyawan Indomaret segera ditangkap. Polisi belum dapat memastikan pelaku pernah berkerja di Indomaret atau tidak.
"Wajah pelaku tidak tampak jelas dalam rekaman. Bukan berarti kami kehilangan jejaknya. Percayalah, tim Resmob pasti dapat menangkapnya," tutur Abi.

