Siswi SMP Dihamili Paman, Kasus Selesai di Bawah Tangan

Senin,08 Januari 2018 - 18:49:40 WIB | Di Baca : 4874 Kali


HARIANRIAU.CO - Kasus asusila dengan korban anak di bawah umur kembali terjadi di Jembrana. Kali ini kabar datang dari Kecamatan Pekutatan, Jembrana.

Sebut saja namanya Bunga,15, salah seorang siswi SMP yang masih kelas VIII, sudah berbadan dua. Diduga korban dihamili oleh orang terdekat di keluarganya.

Terungkapnya kasus tersebut lantaran siswa yang sekolah di salah satu sekolah negeri di Pekutatan ini tidak masuk sekolah cukup lama tanpa keterangan.

Ternyata, pihak sekolah yang mencari kabar mengenai siswinya tersebut mendengar kabar bahwa siswi tersebut sedang hamil dan langsung putus sekolah.

Lebih mengejutkan lagi, Bunga diduga dihamili oleh orang dekatnya sendiri, yakni pamannya. Bahkan sudah dinikahi pelaku. Padahal, pelaku telah memiliki istri dan dua orang anak.

Anehnya, kasus pencabulan tersebut dianggap sudah tidak ada masalah karena kedua belah pihak sudah berdamai dan menyelesaikan secara kekeluargaan.

Perbekel Asahduren Nyoman Mandia saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun tidak ada laporan ke pihak kepolisian karena sudah selesai secara kekeluargaan.

”Masalahnya sudah selesai. Mereka sudah dinikahkan agar anak yang dikandungnya punya bapak sah,” jelasnya.

Mandia juga mengakui bahwa pelaku yang menghamili korban adalah kerabat dekat korban, paman korban. Pelaku juga sudah memiliki istri dan dua orang anak.

Pelaku bertanggungjawab dengan cara menikahi bunga. Karena itu, masalah ini dianggap selesai secara kekeluargaan.

 

Sumber: jawapos






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...