Cerita Perjalanan ke Kantor Temui Kekacauan yang Ditimbulkan Pengendara di Bawah Umur

Rabu,17 Januari 2018 - 20:14:45 WIB | Di Baca : 2869 Kali


HARIANRIAU.CO - Cerita seorang pria yang sekali berkendara ke kantor menemukan sejumlah kejadian yang diakibatkan oleh pengendara di bawah umur ini viral.

Warganet ikut geram membacanya.

Dalam sekali jalan menuju kantor, akun Fauzan Mukrim menemukan sejumlah dampak yang ditimbulkan oleh pengendara di bawah umur.

Dikutip dari tribunnewsbogor, mulanya, Fauzan berpapasan dengan pedagang bakso yang gerobaknya sudah berantakan akibat ditabrak oleh siswi SMP.

"Dua Jenis Kuliner Jalanan

Baiklah. karena sudah agak woles, saya mau menulis tentang perjalanan ke kantor tadi siang.

Dua kali saya lihat makanan yang berada di tempat tidak seharusnya.

Yang pertama bakso. Satu gerobak kebanting gara-gara ditabrak.

Segala mie, sambel, tauge, dll, bercampur tidak beraturan. Kuah tumpah dengan kompor yang masih menyala.

Saat saya tiba di situ, si abang bakso sedang ditolongin oleh mas-mas ojek online.

Yang kedua, nasi bungkus dengan lauk krecek. Lokasinya kira-kira 16 kilometer dari lokasi gerobak bakso ditabrak itu.

Sepertinya milik seorang kuli bangunan atau pekerja proyek yang sedang berencana makan siang.

Motornya ditabrak (atau tabrakan). Nasi bungkusnya berceceran di aspal.

Ketika saya sampai di situ, si mas sedang didudukkan di trotoar, mengerang memegangi perutnya.

Mungkin kena stang motor. Sementara seterunya, dua orang berboncengan juga duduk di trotoar.

Dua jenis kuliner yang berbeda. Sama-sama berceceran di aspal.

Dan satu lagi kesamaannya. Semuanya ditabrak oleh anak sekolah.

Yang tabrakan dengan abang mirip pekerja proyek itu adalah sepasang remaja berseragam SMA, mengendarai motor tanpa helm. D

an sepertinya juga tanpa SIM kalau lihat mukanya yang masih sangat belia.

Sementara yang menabrak abang tukang bakso, adalah dua bocah perempuan berseragam SMP.

Sudah pasti tidak punya SIM dan belum punya hak untuk berkendara di jalan raya.

Saya tidak tahu apa yang dipikirkan orangtua yang membiarkan anaknya seperti itu.

Plis atuhlah, Om, Tante. Anak kecil jangan dulu dikasih motor.

Tunggulah sampai mereka cukup matang fisik dan emosinya. S

ayang anak itu nggak begitu caranya. Itu justru akan membahayakan dirinya sendiri dan orang lain....

Di kolom komentar, warganet juga ternyata punya pengalaman tersendiri mengenai pengendara di bawah umur.

Dwi Kusumawati : Sodara saya di Kediri, meninggal ditabrak anak SMP naik motor sambil main HP. Di Jakarta, Bapak teman saya meninggal ditambrak motor ngebut di dpn rumah. Nyawa melayang krn org yg nggak tau aturan.

Nurhendrawan Putra : Pernah di gang saya anak SD memboncengi ibunya hampir nyemplung selokan karena berpapasan dengan mobil di tikungan dan salah posisi

Khairunnisa Rachman : Di komplek saya mah udah hal biasa anak sekolah ngendarain motor, malahan masih pake seragam SD.
Rasanya pengen nimpuk pake batako aja, gregetaaannn!!!

Iceu Yuniar Rosfawati : pokonya sblm 17th tolonglah ortu jgn ngasi ijin berkendara!

Rika Sugesty : Dan yang paling miris..dia belum bisa bertanggung jawab atas tindakannya merugikan orang lain




Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...