Supercar berlogo kuda jingkrak anyar ini memiliki bobot 1,6 ton, lebih ringan 79,8 kilogram dari California T. Maka, untuk mengajaknya berlari dari kondisi diam hingga 100 km/jam hanya butuh waktu 3,5 detik, lebih cepat dari saudara kandungnya.
Kecepatan itu didapat dari mesin twin turbo berkapasitas 3.900cc yang dapat menyemburkan tenaga hingga 600 daya kuda, 7.500 rpm dan torsi 760 newton meter pada 3.000-5.250 rpm. Menariknya, meski supercar itu belum mendarat di Indonesia, Ferrari Jakarta sudah membuka keran pemesanan.
“Sudah bisa dipesan, sudah ada (yang mesan) lumayan lah (jumlahnya). Launching-nya saja belum. Setiap Ferrari tidak ada kuota (pembagian ke negara lain) hanya produksinya saja terbatas, artinya tidak banyak dan setiap tahun ada alokasi model,” tuturnya.

