PARAH... Jemurannya Dipindahkan, Pria ini Tega Membunuh

PARAH... Jemurannya Dipindahkan, Pria ini Tega Membunuh

HARIANRIAU.CO - Jajaran Kepolisian Resor Pelalawan, Provinsi Riau meringkus pelaku pembunuhan yang sempat mencoba kabur usai melakukan aksinya.

"Pelaku sempat kabur, tapi tertangkap setelah dikejar oleh anggota piket gabungan Kepolisian Sektor Pangkalan Kuras dan selanjutnya diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, AKBP Sunarto di Pekanbaru, Minggu dikutip dari laman antarariau.com.

Dia menuturkan bahwa peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu malam (30/6) di Pangkalan Kerinci Pelalawan. Pelaku dan korban dalam  perkara ini adalah tetangga dalam satu rumah kontrakan. Pelaku berinisial PN laki-laki, sedangkan korban MJ, pria berumur 44 tahun bekerja sebagai karyawan PT SMP RAPP.

Peristiwa pembunuhan ceritanya berawal dari anak korban ES, laki-laki (20) mendengar suara ribut dari dalam kamar pelaku. Lalu dia keluar dan menjumpai pelaku sambil menanyakan kenapa ribut-ribut.

Kemudian pelaku mengatakan kepada anak korban "Bapakmu itu mindahin baju saya yang ada di jemuran kamar mandi tidak ngomong-ngomong". Mendengar hal itu, ES menanyakan apa ada lagi yang ingin diributkan.

Akan tetapi tiba-tiba pelaku mendorong anak korban dan memukulnya hingga jatuh. Selanjutnya korban datang untuk memisahkan keduanya dan berdua pergi ke kamar pelaku pelaku.

Setelah itulah, tiba tiba sang anak melihat bapaknya keluar dari kamar pelaku telah terjatuh dengan berlumuran darah. ES melihat di bagian dada sebelah kiri korban dan pergelangan tangan sebelah kanan telah terluka, sedangkan terlapor melarikan diri.

"Atas kejadian tersebut korban meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit dan anak korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelalawan guna proses hukum lebih lanjut," ungkap kabid humas.

Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalan Kuras setelah mendapat informasi kejadian langsung melidik keberadaan pelaku. Hasil penyelidik diduga pelaku melarikan diri ke arah Kecamatan Pangkalan Kuras dan meminta personel polsek melakukan Razia di Jalan Lintas Timur tersebut.

 "Tidak lama anggota melakukan penyetopan Mobil Suzuki Karimun warna Silver dan mendapati pelaku didalam mobil tersebut," imbuh Sunarto.

Halaman :

Berita Lainnya

Index