Dua Oknum Guru TK Aniaya Muridnya, Begini Nasib Pelaku

Rabu,15 Agustus 2018 - 12:30:15 WIB | Di Baca : 531 Kali

HARIANRIAU.CO - Video kekerasan yang dilakukan dua oknum guru ke siswa TK viral di media sosial. Dua video rekaman CCTV tersebut diunggah oleh akun Facebook Ishak Rahman, Senin (13/8/2018).

Video pertama menunjukkan, seorang guru mencubit muridnya dan membanting seorang anak hingga menindih anak lainnya.

Guru tersebut melakukannya beberapa kali.

Sementara video lainnya, terlihat seorang guru yang sedang duduk di kursi mengajar anak-anak.

Guru tersebut tiba-tiba memukul seorang murid dan mendorongnya hingga terjungkal dari kursi.

Dia juga menampar murid lainnya beberapa kali.

Siswa yang terjungkal dari kursi tersebut terlihat membenarkan kursinya dan bangkit sendiri.

Video tersebut telah menyedot perhatian publik, bahkan hingga berita ini diturunkan video itu telah dibagikan sebanyak 120 ribu kali dan dikomentari sebanyak 6,6 ribu kali.

Banyak pengguna media sosial yang mengecam tindakan dua guru tersebut dan meminta petugas bertindak tegas kepada keduanya.

Sementara itu, melansir Mynewshub, Selasa (14/8/2018), guru yang berusia 21 tahun dan 40 tahun itu telah ditangkap.

Peristiwa ini terjadi di sebuah TK di Ayer Keroh, Malaysia.

Ketua Polisi Daerah Melaka Tengah ACP Afzanizar Ahmad mengatakan, kedua pelaku telah ditangkap pada Sabtu (11/8/2018) menyusul laporan dari pengurus pusat TK.

"kejadian yang diyakini melibatkan empat siswa itu terjadi pada 30 Juli 2018," katanya.

Kasus ini diselidiki berdasarkan pasal 31 (1) Undang-undang Perlindungan Anak tahun 2001.

 

Sumber: Tribun-Video.com 

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...