Ella Nurhayati, Janda Cantik Ditemukan Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk

Rabu,12 September 2018 - 12:04:59 WIB | Di Baca : 2099 Kali

HARIANRIAU.CO - Ella Nurhayati (42) tewas diduga dibunuh. Wanita cantik yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai bank tersebut ditemukan oleh tetangganya dalam kondisi sangat mengenaskan penuh luka di rumahnya di Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. 

Ella tewas bersimbah darah di area rumahnya. Setidaknya ada 23 bekas luka dan tusukan ditemukan aparat kepolisian dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Yang lebih mengenaskan lagi,peristiwa tewasnya wanita cantik yang kesehariannya berhijab tersebut diduga terjadi di depan buah hatinya yang saat peristiwa tersebut ditemukan warga sedang menangis karena ketakutan demi melihat tubuh ibunya terbujur bersimbah darah. 

Mayat Ella pertama sekali memang ditemukan anak kandungnya sendiri. Demi melihat kondisiyang tidak wajar itu, anak korban menangis histeris dan berteriak sehingga mengejutkan sejumlah tetangga yang kebetulan sedang berada di luar rumah. 

Salah satunya adalah Deni Irawan (36). Pria yang rumahnya diseberang rumah korban  kaget bukan kepalang saat melihat ceceran darah di lantai rumah  Ella. 

Siang tadi, Selasa (11/9/2018), sekitar pukul 12.00 WIB, Deni yang berada di rumah, dikejutkan dengan jeritan suara anak. Dia bergegas keluar rumah menuju sumber teriakan.

Ella Nurhayati, sangat cantik. 

Rumah Deni berada di seberang hunian Ella. "Pertama kali kan saya lagi ngurusin burung. Terus ada anak teriak-teriak. Saya tanya ke bapak yang mau ke masjid, ada apa? Dia juga enggak tahu. Terus saya lari ke sana (rumah korban)," kata Deni di kediamannya.

Di sana, Deni menemukan anak korban menjerit meminta tolong. Deni hendak masuk ke rumah korban untuk memberi pertolongan, namun pagar rumah keadaan dikunci.

"Anak itu minta tolong. Pintu keadaan dikunci, saya bilang ambil kuncinya," ujarnya.

Dia sempat berlari ke arah belakang rumah, lagi-lagi pagar terkunci. Deni bergegas kembali ke bagian depan dan menerima kunci pintu yang diberikan anak korban. Deni membuka pagar, lalu berlari membuka pintu depan yang tidak terkunci. 

Dia terkejut saat melihat darah berceceran di lantai dalam rumah Ella. "Pas pintu depan buka, saya lihat darah. Langsung pergi lagi. Enggak liat ada korban di situ," ucap Deni.

Dia meminta pertolongan warga lainnya. Singkat cerita, ternyata Ella tergeletak tak bernyawa dengan keadaan berlumuran darah. Polisi menyebut tubuh korban penuh luka tusuk.

"Luka yang diderita cukup banyak. Tangan kiri, pundak kiri, mata pelipis kiri. Juga dada kanan ada luka tusuk. Totalnya ada 23 luka tusuk," kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N. Adiputra di tempat kejadian perkara (TKP), Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018).

Siang tadi, sekitar pukul 12.00 WIB, Ella tergeletak tak bernyawa di rumahnya. Peristiwa tersebut menggegerkan warga setempat.

Kapolsek Lembang Kompol Dedi Hermayadi mengungkapkan pihaknya menyita barang bukti berupa satu pisau yang ditemukan di dekat jasad Ella.

"Benda tajam (pisau) ada di sekitaran TKP mayatnya," ucap Dedi.

Polisi memboyong jenazah Ella ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung guna proses autopsi. Hasil forensik itu untuk memastikan penyebab kematian Ella. 

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Niko menjelaskan, Ella berstatus janda. "Korban sudah cerai dengan suaminya sejak 2004," ucap Niko.

Polisi masih menyelidiki motif  tewasnya Ella. Sejumlah saksi didengar keterangannya berkaitan kasus tersebut.

"Ada enam saksi yang diperiksa. Memang betul tubuh korban banyak luka tusuk," ucap Niko singkat. (Riausky)

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...