Paman dan abang Erizun

Keluarga: Erizun Diancaman Sebelum Ditemukan Gantung Diri

Senin,22 Oktober 2018 - 21:57:12 WIB | Di Baca : 718 Kali


HARIANRIAU.CO – Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek GAS.

Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat datang ke rumah orangtua korban mencari dan menanyakan keberadaan korban terkait laporan keributan yang dilakukan oleh korban, Kamis (18/10/2018).

“Bawak kayu dia (polisi) marah marah datang mencari korban, katanya kelahi di pasar. Kalau jumpa mau dipatah - patahkan kata polisi, 3 orang masuk ke dalam (rumah) mencari,” ujar Yanto didampingi paman korban Ruslan mengisahkan saat ditemui di Kediaman orangtua korban di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS, Minggu (21/10/2018) malam seperti dikutip harianriau dari laman tribunpekanbaru.

Sejak kejadian tersebut, menurut Yanto, korban tidak diketahui lagi keberadaanya hingga akhirnya ditemukan gantung diri di Kebun kelapa Jalan Merdeka, Lr. Bumi Ayu, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS, Inhil, Sabtu (20/10/2018) siang.

“Adalah dua beradik keluarga mencari korban tapi tak ketemu,” imbuh Yanto.






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...