HARIANRIAU.CO - Pelaksanaan vaksin Measle-Rubella (MR) di Indonesia diperpanjang hingga Desember 2018 mendatang.
Hal tersebut disampaiman Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupatrn Indragiri Hilir, Zainal Afirin kepada awak media beberapa waktu lalu.
"Sesuai dengan keputusan menteri pemberian vaksi tersebut di perpanjang hingga 31 Desember 2018, dan ini merupakan perpanjangan kedua dimana sebelumnya pada 31 Oktober 2018 lalu," ujar Zainal Arifin.
Zainal mengatakan untuk Progres vaksin MR di kabupaten Indragiri Hilir berada pada posisi ke enam se Provinsi Riau.
"Sampai hari ini progres kita sudah mencapai 38,57 persen atau 76.290 jiwa atau kita berada di posisi ke enam," kata Zainal Arifin kepada awak media belum lama ini.
Dia mengatakan bahwa pada posisi perta tertinggi Kabupaten Kunsing dengan capaian 68.19 persen, Rohil, Inhu, Pelalawan, Bengkalis dan paling terendah Kabupaten Dumai dengan capaian 5.18 persen.
"Sedangkan untuk se Indonesia, Riau berada di posisi ke tiga terendah, Pertama Aceh, Sumbar dan disusul Riau," ujar Zainal.
Sedangkan untuk kecamatan se Indragiri Hilir, Zainal menuturkan bahwa Kecamatan terendah Kecamatan Sungai Batang, Kelurahan Benteng yang hanya mencapai 95 jiwa dan tertinggi Kecamatan Kemuning, Kelurahan Selensen 8.136 jiwa.
Dia mengatakan kembali bahwa pihaknya di lapangan menemukan kendala terkait halal dan haramnya vaksin tersebut. "(Halal dan haram, red) itu yang menjadi kendala kami di lapangan saat ini," papar Zainal.

