Legislator : Drainase Kota Pekanbaru Perlu Revitalisasi

Sabtu,22 Desember 2018 - 10:17:53 WIB | Di Baca : 416 Kali

HARIANRIAU.CO - Legislator Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru, Ade Hartati Rahmad akhirnya angkat bicara terkait seringnya Kota Pekanbaru terjadi banjir bekakangan ini apalagi saat kondisi curah hujan yang tinggi seperti saat ini.

Menurutnya drainase yang ada sudah tidak rekevan lagi perlu dilakukan revitalisasi atau perbaikan sesuai kondisi yang ada.

"Saat ini daerah resapan air sudah tidak ada.  Ditambah dengan saluran aliran air yang tidak memadai.  Jadi perlu dilakukan revitalisasi, perbaikan atau diganti dengan yang baru.," sebutnya, Jumat (21/12) saat dikonfirmasi perihal tersebut yang memang ubtuk saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru sudah menetapkan daerah Siaga Darurat Banjir dengan melihat tingginya curah hujan belakangan dan ke depannya.

Ditambahkan oleh Politisi PAN ini, begitu juga dalam masalah pemberian perizinan dalam membangun ruko, perumahan dan lainnya.  Terutama harus memikirkan lingkungan atau ramah lingkungan dengan tidak mengabaikan masalah resapan air.   
"Pemko harus turun ke lapangan untuk mengecek  masalah perizinan ini. Terutama harus sesuai dengan tata ruang," sebutnya juga.

Disampaikan juga oleh anggota Komisi V ini, aliran air atau drainase yang ada di Kecamatan Tampan yang berbatasan dengan Kabupaten Kampar arah Kualu, drainase yang ada perlu diperbesar. Pemerintah Provinsi bisa untuk melakukan penghubung atau koordinasikan antar dua Kabupaten/Kota ini agar hal ini bisa terwujud.

"Kan kasian kita, tiap hujan seperti sekarang ini ada dua sekolah di daerah sana terendam banjir," tambahnya. (MCR)

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...