TP-PKK Inhil Mendapat Kunjungan Mantan Ketua Pokja II TP-PKK Pusat

TP-PKK Inhil Mendapat Kunjungan Mantan Ketua Pokja II TP-PKK Pusat

HARIANRIAU.CO - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Inhil mendapat kunjungan dari Mantan Ketua Pokja II TP-PKK Pusat, Mayam S Meliala. 

Ketua TP-PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan SSos ME menyambut kedatangan Mayam dengan suka cita. Zulaikhah bersyukur dapat berjumpa kembali dengan senior TP-PKK tersebut. 

"Alhamdulillah, sudah lama tidak berjumpa dengan Ibu Mayang ini, hari ini bisa ketemu lagi. Mudah-mudahan ini adalah berkah di awal tahun kita," ucapnya penuh syukur. 

Dijelaskannya Mayam ialah Ketua Pokja II TP-PKK Pusat Tahun 2010, yang pada saat itu Zulaikhah memegang jabatan Ketua Pokja II TP-PKK Provinsi Riau. Dalam kesempatan itu, Zulaikhah bercerita tentang kebersamaannya dengan Mayam saat sama-sama bertugas 8 tahun yang lalu. 

Kepada Mayam, Ibunda Kabupaten Inhil ini menerangkan tentang kondisi geografis Inhil. "Inhil ini adalah salah satu dari 12 kabupaten/ kota di Provinsi Riau yang letaknya paling jauh dari Kota Pekanbaru. Kami berbatasan dengan Provinsi Jambi dan Kepri," tuturnya. 

Selain itu, Zulaikhah juga menjabarkan masa kepemimpinan Bupati Wardan selama periode pertama.

"Awal  Pak Bupati ditugaskan di sini luar biasa. Banyak yang perlu dibenahi, terutama infrastruktur. Selama periode pertama kepemimpinan Pak Bupati memiliki visi Menuju Kabupaten yang Maju Bermarwah dan Bermartabat dengan program prioritas DMIJ. Dan Alhamdulillah berkat visi dan program tersebut infrastruktur di Inhil mulai membaik. Sehinnga pada periode ke dua ini visi Bupati ialah Untuk Kejayaan Inhil Menuju Kabupaten yang Lebih Maju Bermarwah dan Bermartabat," paparnya. 

Di periode ke dua ini, lanjut Zulaikhah, Pemkab Inhil menitik beratkan terhadap pengembangan perekonomian masyarakat melalui BUMDes untuk pengolahan hasil prioritas di Inhil, yaitu kelapa. 

"Inilah tugas kita dalam membantu menyukseskan program pemerintah tersebut. Kegiatan kita banyak yang perlu dilakukan bekerjasama dengan OPD terkait melakukan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat. Untuk PKK desa mudah-mudahan bisa bergerak semua. Program kita nanti akan bersibergi dan mengacu pada visi misi Inhil. Kami mohon dukungan dan motivasi dari Ibu Mayam untuk memberikan pencerahan kepada kami," harap wanita yang selalu tampak anggun bersahaja ini. 

Tak hanya itu, Istri Orang Nomor Satu di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini juga menyampaikan perjuangan pengurus TP-PKK Inhil dalam melakukan pembinaan sampai ke pelosok desa. 

"Dalam melakukan pembinaan ke seluruh kecamatan dan desa/ kelurahan kami menempuh jarak yang jauh dan sebagian besar menggunakan kendaraan laut. Butuh biaya besar. Karena kondisi alam kami yang banyak sungai-sungai. Perjuangan kami yang berada di pesisir ini berbeda dengan perjuangan di daerah lain, tapi kami tetap semangat dan pantang menyerah demi tanggung jawab kami terhadap masyarakat," urai wanita yang akrab disapa Ikha ini. 

Sementara itu, Mayam mengaku senang dan bahagia dapat bersilaturahmi dengan pengurus TP-PKK Inhil. 

"Saya datang dalam rangka kekeluargaan. Saya bisa sampai ke sini karena anak pertama saya kebetulan ditugaskan di PLTU Parit 23 Tembilahan. Sudah lama saya ingin berkunjung ke Tembilaham ini. Alhamdulillah, Allah beri kesempatan untuk hal itu," ujarnya. 

Ibu 2 anak ini mengutarakan bahwa dirinya telah aktif di PKK sejak tahun 1990. Mayam memberi apresiasi terhadap kinerja TP-PKK Inhil yang dinilainya sebagai salah satu TP-PKK yang aktif dalam melakukan berbagai kegiatan.

"Semua yang dialami PKK Inhil adalah tantangan. Semua yang telah dilakukan dengan segala keterbatasan transportasi, biaya harus bisa menjadi motivasi. Tugas PKK ialah mengajak dan memotivasi. Memang tidak mudah melihat kondisi daerah yang berbeda-beda. Namun saya yakin dan percaya dengan segala keterbatasan ini PKK Inhil mampu bersaing dengan PKK yang berada di kabupaten/ kota lain," tandasnya. 

 

Rilis

Berita Lainnya

Index