Niat Kali, Pria ini Curi Pisang Bawa Pickup, Begini Jadinya...

Sabtu,09 Maret 2019 - 10:39:02 WIB | Di Baca : 393 Kali

HARIANRIAU.CO - Kantor Desa Sawit Rejo, Kutalimbaru, Deliserdang mendadak ramai dikerumuni warga, Rabu (6/3/2019) sore kemarin. Mereka datang bukan karena sedang ada keperluan administrasi ke sana, tapi untuk melihat seorang pria yang tertangkap mencuri pisang dari ladang milik warga.

Dikutip Harianriau.co dari laman metro24jam.com, pria itu sepertinya tak ingin kepalang tanggung saat mencuri, bukan hanya sekedar untuk makan, tapi sepertinya mencari biaya hidup selama bulan. Pasalnya saat tertangkap, pria bernama Supriyanta Sinulingga alias Super itu juga membawa mobil pickup.

Meski baru berhasil mengambil beberapa tandan, Super diduga berniat menghabisi seluruh pisang yang bisa dibawanya.

Warga di Kantor Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru. (ist/metro24jam.com) 
 

Informasi diperoleh dari warga, mereka mengetahui pencurian itu Rabu (6/3/2019) sekira jam 17.00 Wib. Ketika itu, Ramino sedang membersihkan rumput dan ilalang yang tumbuh di kebun pisang milikna.

Namun, tiba-tiba Ramino kaget karena mendengar suara mirip pohon pisang tumbang. Dia pun langsung mencari asal suara tersebut.

Dugaan Ramino ternyata tak meleset, sebatang pisang miliknya sudah tumbang. Tapi bukan dihembus angin, melainkan ditebang Super. Ketika Ramino tiba di lokasi, dia melihat Super sedang memotong buah pisang dari tandannya. Spontan, Ramino mengejar Super sembari berteriak maling.

“Bapak itu lagi di ladang. Terus dilihatnya si Super ini ngambil pisangnya,” kata Sulaiman, warga Sawit Rejo.

Teriakan Ramino kemudian terdengar warga yang langsung merespon. Alhasil, belum jauh dari perladangan, pria 38 tahun itu terkepung lalu ditangkap warga. Dalam hitungan detik, beberapa tinju dan tendangan mendarat di tubuh Super. 

Namun akhirnya warga berhasil ditenangkan dan sepakat membawa Super kantor Desa Sawit Rejo.

“Warga disini geram kali bang. Karena sudah sering kehilangan buah-buahan dari kebun mereka. Kalau pisang ya udah sering kali lah hilang di sini,” jelas Sulaiman.

Saat ditangkap, Super sudah mengumpulkan 5 tandan berbagai jenis pisang yang belum dimasukkan ke atas mobil pick up BK 3964 MB.

“Dia naik mobil nyurinya bang. Di mobilnya udah ada juga pisang,” sebut ayah 2 anak itu.

Banyaknya warga yang mengaku kehilangan pisang pun membuat situasi semakin panas. Di kantor Desa, warga pun menginterogasi Super terkait pencurian buah-buahan yang sering terjadi di kawasan tersebut selama ini. 

Pisang yang sudah sempat dinaikkan ke mobil pickup. (ist/metro24jam.com) 

Akhirnya Super pun mengaku, bahwa sebelum mencuri pisang di kebun milik Ramino, dia sudah mencuri pisang di ladang milik dua warga lainnya.

“Rupanya malam dia udah main juga bang. Dia udah nyuri pisang juga di ladang Pak Bandung dengan Pak Indro. Terus pisangnya dikumpulin di rumahnya,” ucap Sulaiman lagi.

Tak cuma itu, Super pun mengaku sudah berulang kali melakukan aksi pencurian tanaman milik warga sekitar. Setiap kali beraksi, Super selalu seorang diri dan menggunakan mobil pick up.

“Udah sering katanya dia nyuri tanaman warga. Warga di sini pun udah sering kali kehilangan, mau itu pisang, jambu, atau jeruk,” katanya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru, Ipda R Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan Super.

“Iya, ada kita amankan pelaku pencurian pisang dari kantor Desa Sawit Rejo,” akunya pada wartawan via WhatsApp, Jumat (8/3/2019).

Dijelaskan Ginting, dari lokasi pihaknya mengamankan barang bukti 5 tandan pisang milik warga. “Barang buktinya kita amankan pisang milik warga. Pelaku masih kita periksa lebih mendalam,” ujarnya.

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...