Pengemis Bogor hendak naik ke mobilnya.

Sepuluh Pengemis Kaya, Koleksi Mobil Mewah Hingga Beristri Tujuh

Rabu,20 Maret 2019 - 09:13:43 WIB | Di Baca : 232 Kali

HARIANRIAU.CO - Pengemis sering dipandang sebelah mata. Pekerjaan ini dianggap rendahan. Setiap hari mangkal di perempatan jalan. Berharap receh dari pengguna jalan. Mereka berjuang di bawah panas terik matahari. Memelas belas kasih. Menunggu uluran tangan dari pagi hingga sore.

Siapa sangka, penghasilan mereka ternyata lebih dari cukup. Sebagian dari mereka bisa membeli mobil mewah, rumah mewah, dan tanah belasan hektare.

Tak hanya itu, sebagian dari mereka juga punya istri banyak. Bahkan, ada yang memiliki 7 istri.

Berikut ini kisah 10 pengemis kaya yang pernah menggegerkanb publik yang dikutip Pojoksatu.id dari berbagai sumber:

1. Pengemis Bogor Punya Mobil dan Rumah Mewah

Pengemis Bogor mendadak jadi perbincangan ramai. Pengemis yang sering mangkal di simpang Yasmin Bogor, tepatnya di lampu merah depan Lotte Mart itu ternyata memiliki mobil.

Tak hanya itu, pria berusia sekitar 60 tahun itu juga disebut-sebut memiliki rumah mewah, rumah kontrakan dan angkutan kota (angkot). Dan tang tak kalah mengejutkan, pria itu dikabarkan memiliki tiga istri.

Bagi pengendara yang sering melewati lampu merah Yasmin, pasti tidak akan asing dengan wajah pria tersebut. Ia kerap memakai kopiah saat mengemis. Wajahnya sangat mudah dikenali. Hidungnya (maaf) bolong.
 
Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor, Dimas Tiko mengaku sedang menelusuri identitas pengemis tersebut.

“Kami masih lakukan validasi dan pendalaman, insya Allah nanti kita share kembali,” ujar Dimas kepada pojokbogor, Selasa (19/3/2019).

Dimas menjelaskan, menurut informasi yang dia dapat, pengemis tersebut terjaring saat kegiatan patroli di kawasan Yasmin Bogor. 

2. Kakek ‘Winnie The Pooh’ Punya Istri 7

Pengemis Mojokerto, Suaedi (75) menggegerkan publik pada tahun 2016 lalu. Pengemis yang dijuluki kakek ‘Winnie The Pooh’ sering mangkal di depan Lippo Mall Sidoarjo.

Setiap hari, warga Mojokerto itu bisa mengantongi Rp 500 ribu. Dari pendapatannya itulah, Suaedi membeli rumah mewah dan beristri 7.

“Ini dari pengakuannya sendiri. Dia bilang kalau sehari tidak dapat (Rp 500 ribu) itu, dia tidak akan pulang,” ucap Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Sidoarjo, Husni Tamrin.

Dari hasil mengemis, dalam satu tahun dia bisa membeli rumah di Mojokerto, beli motor Yamaha Vixion dan motor matik.

Sewaktu Suaedi dibawa petugas Liponsos Sidoarjo pada Minggu (14/6/2016), tiba-tiba seorang perempuan berlari menghampiri petugas.

Perempuan itu mengaku istri ketujuh Suadi. Namanya Karsih. Ia bertugas mengawasi Suaedi dari jauh saat mengemis. Dia tidak ikut berpakaian badut. Tapi dalam tasnya ada dua pakaian badut.

3. Dapat Rp30 Juta Sebulan

Seorang pengemis tajir bernama Romli ditangkap aparat Satpol PP Kotim, Kalimantan Tengah, Minggu (28/6) malam.

Pengemis ini berpenghasilan Rp1 juta sehari atau Rp30 juta sebulan. Dari hasil mengemis itu, Romli berhasil membeli tanah seluas 4 hektare.

Romli yang biasa mangkal di Pasar Ramadan di Taman Kota Sampit ditangkap bersama anaknya yang masih kecil. Di tempat terpisah, istrinya Suparmi juga ditangkap dengan barang-barang bawaannya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah surat kepemilikan tanah (SKT), plus uang dalam jumlah besar. Dari keluarga tersebut, petugas menemukan uang tunai Rp 10 juta.

Selain itu, petugas juga menemukan lima buah SKT dengan luas tanah keseluruhan 4,25 hektare.

Kepada petugas, warga Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan keluarga ini mengaku mampu mengumpulkan uang dari hasil mengemis minimal Rp 1 juta setiap hari.

4. Beli Mobil dan Melancong ke Luar Negeri

Seorang pengemis di Lhokseumawe ditangkap petugas pad atahun 2015 lalu. Saat diperiksa, pengemis ini memiliki uang sebanyak Rp 14,5 juta bersama passport.

Ketika diinterogasi personel Satpol PP dan WH Lhokseumawe, Aceh, dia beralasan ingin memiliki mobil.

“Mau beli mobil dan pergi ke Malaysia,” kata Sufyan di kantor Satpol PP Lhokseumawe, Kamis (30/7/2015).

Menurut pengakuannya, uang sebesar Rp 14,5 juta didapatkan dari hasil mengemis. Setahun terakhir, dia mengaku beroperasi di Simpang 4 Lhokseumawe dengan membawa kotak sumbangan anak yatim.

Sufyan juga mempunyai uang Ringgit yang diperolehnya dari turis di Banda Aceh. Sebelum tinggal di Lhokseumawe, duda beranak satu ini mengaku pernah di Banda Aceh.

Ketika digeledah, warga asal Desa Balee, Kecamatan Mamplam, Bireuen itu diketahui memiliki paspor yang masih berlaku hingga 2019.

5. Punya Tabungan Puluhan Juta Rupiah

Kelakuan pemuda yang satu ini benar-benar tak patut ditiru. Masih 26 tahun, Ade Cahyano memilih untuk menekuni profesi meminta-minta alias mengemis. Padahal dari perawakannya dia masih sehat, segar bugar dan masih bisa bekerja apapun.

Ade akhirnya kena batunya. Dia terjaring razia Bhakti Praja di pusat Kota Banjar, Selasa (22/3).

Satpol PP memang manaruh curiga dengan Ade. Pasalnya, dia tergolong muda. Di lihat dari faktor wajah, dia sebenarnya juga tak jelek-jelek amat dan tak layak menjadi pengemis.

Tapi karena nekat meminta-minta, Ade lantas ditangkap.

Nah, saat digeledah, petugas menemukan uang hasil mengemis sebesar Rp 2 juta lebih. Bentuknya pecahan seratus ribu, lima puluh ribu dan sepuluh ribuan plus.

Petugas terus menelusuri kekayaan Ade. Betapa kagetnya mereka saat tahu Ade punya uang tabungan di koperasi sejumlah Rp 19.702.000. Artinya, kekayaan Ade senilai Rp 22 juta.

6. Berangkat Ngemis Naik Mobil Sedan

Kehidupan Arif Komady berbanding terbalik dengan pekerjaannya. Meski hanya bekerja sebagai pengemis, kehiduan warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu bak orang kaya.

Arif memiliki mobil jenis sedan yang dipakainya berangkat mengemis bersama keluarga. Selain itu, dia juga punya kartu kredit. Arif juga punya kartu ATM di dompetnya.

Arif mengaku mengemis karena kondisi fisiknya tak memungkinkan. Dengan kaki yang cacat, Arif berusaha meminta belas kasihan orang yang melintas.

“Saya memang sengaja datang ke sini untuk mengemis. Fisik yang mengalami kelumpuhan ini mendorong untuk seperti ini. Apalagi usaha yang pernah saya lakukan sudah tidak berhasil, sehingga nekat melakukan pekerjaan ini,” katanya kepada Kalteng Pos.

7. Pendapatannya Setara Gaji Manajer

Seorang pengemis tua di Balikpapan membuat heboh. Bagaimana tidak, dalam sehari ia berhasil mengumpulkan uang dari belas kasihan orang lain hingga Rp 1 juta.

Jika dikalikan sebulan, pengemis tua yang diketahui bernama Sarmin (76) ini bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 30 juta. Setara gaji manajer perusahaan bonafide.

Penghasilan kakek Sarmin terungkap saat dirinya ditangkap petugas Satpol PP di kawasan Jalan Ruhui Rahayu, tepatnya di depan Dome, Balikpapan Selatan, Senin (26/6/2017) malam.

Kakek Sarmin sendiri sudah menjadi target petugas sejak lama. Pasalnya, pihaknya sering mendapatkan keluhan dari warga soal keberadaannya.

“Saat itu saya juga sedang patroli dan melihat ada pengemis yang selama ini jadi target kami. Saya kontak anggota untuk mengamankan dia,” ujar Kabid Tibum dan Tranmas Subardiyono.

8. Isi Tabungan Legiman Rp900 Juta

Pengemis yang satu ini bikin geleng-geleng kepala. Dia terjaring razia satpol PP di Kota Pati Sabtu malam lalu (12/1/2019).

Yang menghebohkan, pengemis yang diketahui bernama Legiman alias Lek Man Ceker mengantongi buku tabungan dan kartu ATM dengan nilai mencengangkan.

Saldo di rekeningnya Rp 900 juta. Kalau ditambah dengan rumah senilai Rp 250 juta dan tanah seharga Rp 275 juta yang dia klaim berada di Desa Ngawen, total uang dan asetnya mencapai Rp 1,425 miliar.

Oleh sejawat sesama pengemis, Legiman dikenal rajin dan daerah operasinya banyak. Namun, klaim punya rumah dan tanah di kampung asal dibantah sang kepala desa.

Pujianto mengamati foto itu untuk beberapa saat. Tak lama kemudian kepalanya menggeleng.

“Ndak kenal saya. Sepertinya bukan orang sini dia,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus yang menemuinya di sebuah warung kopi di Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo, Pati, Jawa Tengah.

9. Punya Mobil Toyota Land Cruiser

Polisi Dubai mengamankan seorang wanita yang meminta-minta di dekat sebuah masjid di Dubai. Wanita ini ditangkap bukan karena berbuat kejahatan di jalan. Tapi, lantaran ia kepergok mengemudikan sebuah mobil mewah ketika meninggalkan lokasi tempatnya mengemis.

Menurut Polisi, mereka memang sudah beberapa kali mengintai aktivitas wanita tersebut. Begitu melihat selesai mengemis, polisi mengikutinya dari jauh.

“Kami melihat dia berjalan ke belakang masjid dan menaiki kendaraan roda empat Toyota Land Cruiser, beberapa meter dari tempat dia mengemis, dan mengemudikannya meninggalkan tempat tersebut,” kata Wakil Ketua Urusan Penanganan Kriminal, Khalil Al-Mansouri seperti dilansir BBC.

Pihaknya meningkatkan patroli untuk memberantas kegiatan mengemis menjelang Ramadan yang semakin menjadi-jadi di negara itu walaupun perbuatan meminta sedekah sangat dilarang.

Khalil juga berkata, polisi menahan seorang pengemis warga Asia baru-baru ini yang didapati mempunyai lebih Dh70.000 (Rp250 juta) bersamanya.

“Dia membawa uang sebanyak itu karena cemas akan dicuri rekan sekamarnya,” kata Khalil.

10. Hasil Ngemis Rp2,4 Miliar Setahun

Pendapatan pengemis kaya ini mengejutkan banyak orang. Betapa tidak, dari hasil mengemis, dia mendapatkan US$ 130 ribu atau Rp 2,4 miliar setahun.

Pengemis kaya yang setiap hari mangkal di pusat Kota Wolverhampton, West Midlands, Inggris itu mendapatkan 500 poundsterling atau Rp 9,3 juta setiap hari.
Pengemis kaya ini meraup sekitar 2.500 poundsterling atau Rp 46,7 juta seminggu, atau Rp186 juta sebulan.

Seperti dikutif dari Daily Mail, Rabu (2/3/2016), pendapatan pengemis kaya tersebut nyaris menyamai gaji Perdana Menteri Inggris, David Cameron senilai 142.500 poundsterling.

Ketua lingkungan Wolverhampton yang juga anggota dewan perburuhan, Steve Evans, mengatakan, pengemis kaya tersebut diketahui tinggal di rumah mewah.

“Informasi bahwa ia (pengemis) mendapatkan 500 poundsterling per hari dari hasil meminta-minta didapat dari anggota dewan yang lain,” ujar Evans.

“Kami tahu dia bukan tunawisma karena ia tinggal di rumah yang cukup layak. Namun ia terlihat di tengah-tengah pusat kota pada jam sibuk dan senang untuk duduk di sana sepanjang hari,” tambah Evans. (pojoksatu.id)

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...