Kondisi lalu lintas sedang padat. Karena posisinya di jembatan, pengendara di belakang truk itu tidak ada ruang untuk menghindar.
"Iya karena kalau mundur masyarakat yang kena, remnya sudah nggak bisa dikendalikan. Kan padat. mau lari ke mana warga? karena posisi jembatan kan," ujarnya.
Donny mengatakan rem truk tersebut diduga blong. Sehingga, Ipda Tatang mengambil keputusan untuk menghetikan truk itu dengan mengganjalkan motornya ke ban truk.
"Mobil ini kan berat, jadi posisi jembatan naik tanjakan. Nggak tau (tiba-tiba) mogok, mundur, remnya nggak ada lagi, entah blong entah apa, dia (Ipda Tatang) teriak-teriak juga nggak dengar, ya motornya dikorbankan," tuturnya.
Truk akhirnya berhasil berhenti. "Dia (Ipda Tatang) sehat. Hanya motornya rusak," imbuhnya.
Tidak ada korban luka akibat akibat kejadian itu, Sopir truk lalu dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.
"Setelah kejadian, baik tronton, sopir dan kendaraan polisinya dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa," tuturnya.

