Lima Rektor dari Lima Universitas di Pekanbaru, saat menandatangani MoU.

Lima Perguruan Tinggi di Pekanbaru Sepakat Bersama Memajukan Pendidikan Riau

Kamis,30 Mei 2019 - 02:25:28 WIB | Di Baca : 349 Kali

HARIANRIAU.CO - Sepakat untuk secara bersama-sama membangun dan memajukan bidang pendidikan di Provinsi Riau, Lima Perguruan Tinggi yang berada di Pekanbaru laksanakan penandatangan Memorendum of Understanding (MoU) pada Selasa (28/5/2019) sore di salah satu hotel di Pekanbaru.

Lima Perguruan Tinggi tersebut masiang-masing Universitas Riau (Unri), Universitas Isalam Riau (UIR), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dan Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan Universitas Abdurrab. Penandatanganan MoU tersebut langsung dilakukan oleh Lima orang rektor yakni Dr Hj Hasnati, SH, MH (Rektor Universitas Lancang Kuning) Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL (Rektor Universitas Islam Riau), Prof Dr Ir H Aras Mulyadi, MSc (Rektor Universitas Riau),Prof Susi Endrini, SSi, MSc (Rektor Universitas Abdurrab), dan Dr H Mubarak, MSi (Rektor Universitas Muhammadiyah Riau).

“Hari ini adalah momentum penting bagi Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Riau untuk melakukan penandatanganan MoU. Selain itu, momentum ini juga kita jadikan forum untuk membentuk forum rektor yang nantinya menjadi forum untuk membahas tentang peningkatan mutu Pendididikan Tinggi di Riau,” kata Rektor Universitas Riau (Unri), Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA.

Rektor UIR Syafrinaldi pada kesemptan itu menyebut, mengutip sebuah peribahasa yang menyebutkan, semut diseberang lautan tampak tapi gajah di pelupuk mata tak kelihatan, Rektor mengakui selama ini kiblat universitas yang dipimpinnya banyak bekerjasama dengan perguruan tinggi lain di luar Riau. Tapi alpa ber-MoU dengan tetangga sendiri. Karena itu ia menyambut positif kerjasama antarkampus ini dalam rangka pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

"Saya optimis karena kita duduk sama rendah tegak sama tinggi, MoU ini akan dapat meningkatkan kualitas pendidikan masing-masing universitas. Mudah-mudahan secepatnya kebijakan dalam nota kesepahaman dapat ditindak-lanjuti oleh tim teknis dari setiap universitas," ujar Syafrinaldi.

Rektor Unilak Dr Hasnati SH.MH, dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukurnya, dan menyebut kalau Unilak dengan Unri juga telah bekerjasama dalam bentuk MoA dan Universitas, tetapi dalam MoU ini belum dilakukan, beberapa kerjasama diantaranya di fakultas teknik Unilak dengan Unri dibidang laboratorium. Mudah-mudahan kedepan dapat diimplementasikan bagi teman teman di Unilak.

"Kita MOU sudah banyak, tapi kurang implementasi jadi kurang bermanfaat, Kami berharap dari beberapa perguruan tinggi senior untuk dapat membantu dalam akreditasi melalui asesor yang banyak dimiliki Unri dan lain- lain termasuk di bidang LPPM untuk di perkuat lagi. Saat ini kita tidak bisa lagi berlengah-lengah dan untuk dapat meningkatkan, mengimplementasikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi," ujarnya.

Untuk memajukan Pendidikan Tinggi di Provinsi Riau, Rektor dan Sejumlah Pimpinan Tinggi Perguruan Tinggi di Provinsi Riau melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan ini dilakukan di Hotel Pengeran, Selasa 29 Mei 2019.

Sementara, Wakil Rektor III UIR, Ir Rosyadi MSi menjelaskan kalau ide lahirnya MoU ini bermula dari pertemuan kelima rektor pada acara yang dilaksanakan PT Chevron di Pekanbaru dua bulan lalu. Saat itu kami, termasuk dari Unilak berfikir, kata Rosyadi, kerjasama antarperguruan tinggi menjadi prasyarat untuk akreditasi.

"Uniknya kita sibuk menggalang MoU dengan universitas lain di luar Riau termasuk ke manca negara. Sementara sesama kita di Provinsi Riau belum pernah terikat kerjasama walaupun berbagai kegiatan yang kita laksanakan kita gotongroyongkan tanpa MoU," tukasnya.

Mengapa ini terjadi? Karena kita semua berteman. ''Ketika saya mengirim mahasiswa untuk melakukan penelitian ke Unilak atau ke UMRI, tak pernah ditanya mana MoU nya. Satu sisi ikatan emosional dalam berakademik ini ada baiknya, tapi di lain sisi kita rugi sebab kita menghilangkan bukti fisik yang dapat dimanfaatkan untuk akreditasi. Dari sana muncul ide bagaimana kalau kita jajaki MoU. Setelah berembuk antar universitas akhirnya kita sepakat, maka lahirlah penanda-tanganan MoU hari ini,'' ungkap Rosyadi. (MCR)

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...