Pola Pencegahan Diutamakan Hadapi Karhutla

Sabtu,22 Juni 2019 - 13:45:57 WIB | Di Baca : 2885 Kali


HARIANRIAU.CO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat beri pembekalan kesiapan menghadapi bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau menghadapi cuaca panas ekstrim yang diperkirakan Juli sampai Oktober nanti. 

Arahan diberikan oleh Staf Ahli BNPB Mayjen TNI (Pur) Komaruddin, di Hotel Grand Zuri, Kamis (20/6/19). Ada pun poin penting dari pembekalan ini adalah pola pencegahan lebih diutamakan sebelum opsi penanggulangan Karhutla. 

"Poin penting dari pertemuan ini adalah pola baru. Dimana peran dari semua stake holder termasuk tokoh masyarakat, ulama dan kepala desa sangat diharapkan dalam upaya pencegahan ini. Intinya, pencegahan kita utamakan selain penanggulangan," kata Komaruddin.

Pentingnya melibatkan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan ini, karena diyakininya 99 persen penyebab kebakaran karena disebabkan manusia. Faktor bisa disebabkan kelalaian atau kesengajaan itu, diperlukan pemahaman dari masyarakat.

"99 persen disebabkan manusia. Karena itu, pencegahan lebih diutamakan dari pada penanggulangan. Kesengajaan macam-macam ada faktor perut ada juga faktor karena disuruh," ungkap Komaruddin.

Adapun dari sisi pencegahan, BNPB menyebutkan tetap mensiagakan helikopter, rekayasa hujan buatan, termasuk patroli udara dan darat. Kemudian segala macam kebutuhan yang mendukung penanggulangan juga tetap disiapkan untuk mrngatasi Karhutla.

Sementara Kepala BPBD Riau Edward Sanger didampingi Direktur Perbaikan Darurat BNPB, Medi Harlianto menyatakan komitmen bersama TNI/Polri termasuk pihak lainnya baik melakukan pencegahan mau pun penanggulangan Karhutla. 

Komitmen tersebut terus dilakukan diantaranya melalui pembekalan kesiapan menghadapi bahaya Karhutla Provinsi Riau yang digelar hari ini. Sanger mengaku terus berusaha maksimal agar image Karhutla yang pernah terjadi melekat di Riau, tidak lagi terjadi. Karena itu, melalui komitmen bersama semua pihak terkait bisa diatasi.

"Puncak dari Karhutla di Riau pada 2015. Dengan kesungguhan kekompakan kebersamaan semua pihak terkait, baik dari satgas darat, udara sesuai tupoksinya. Dengan komitmen bersama itu pula, kita terus bisa atasi bahkan bisa menggagalkan ulang tahun Karhutla di Riau yang dulu sering terjadi," papar Sanger. (MCR)




Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...