HARIANRIAU.CO - Para peserta yang terdiri dari berbagai komunitas, kampus, ataupun sekolah antusias mengikuti kegiatan Rimbang Baling jungle Trek 2019 yang diselenggarakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Peserta Jungle Trek 2019 terdiri dari berbagai komunitas se-Provinsi Riau. Mereka berjumlah 40 tim yang terdiri dari 160 laki-laki dan 74 perempuan.
Salah satu tim yang mengikuti acara ini berasal dari Kabupaten Siak. Adalah Nurul mengaku sangat antusias mengikuti Jungle Trek 2019 yang di adakan di Rimbang Baling.
"Walaupun jauh tapi saya tetap bersemangat mengikuti JT 2019 di Rimbang Baling ini," ucap Nurul, Sabtu (13/7).
Selain dari Siak, penduduk lokal pun sangat bersemangat mengikutinya. Seperti Dika, salah seorang tim yang merupakan penduduk lokal.
"Saya sudah tidak sabar menunggu hari Minggu untuk menjelajah alam Rimbang Baling ini," ujar Dika.
Kepala panitia Jungle Trek (JT) 2019, Andri Hansen Siregar menyampaikan acara JT 2019 dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) akan dilaksanakan pada 10 agustus 2019 mendatang yang dirayakan di Batam.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Kampar, Andri Ananta Yudistira mengingatkan jagalah kebersihan alam dan kelestariannya.
"Alam ini bukan milik sendiri, alam ini milik bersama, jadi mari jaga alam kita dan silahkan post kegiatan dan keindahan yang ada di alam Rimbang Baling ini," tutup Kapolres.
Kegiatan ini mengusung tema millenial love nature. Bekerja sama dengan Imbau, Yapeka, Indecon, Wander, enPL Riau, Green Radio, LPE-Riau, WRI Indonesia, LHK, dan disponsori oleh MIE Gelas, Indomie, Syrup Kurnia, kasang kulim, dan lainnya. (MCR)

