NL, salah seorang pelaku pembunuhan terhadap Nurhikmah, ikut hadir di kerumunan saat penemuan mayat.

Begini Ekspresi Pembunuh Nurhikmah di Tengah Kerumunan Saat Penemuan Mayat

Rabu,14 Agustus 2019 - 13:15:24 WIB | Di Baca : 1370 Kali


HARIANRIAU.CO -  Jumat, 9 Agustus 2019 lalu. Sekitar pukul 07.30 WIB, jasad Nurhikmah ditemukan sudah menjadi tengkorak. Penemuan bermula saat seorang warga mencium bau busuk. Bau bersumber dari karung plastik di sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Saat warga mengeluarkan karung tersebut, ternyata isinya tulang belulang dan tengkorak. Setelah diselidiki, jasad itu identik dengan Nurhikmah, gadis 16 tahun yang sudah tiga bulan menghilang.

Penemuan itu menghebohkan warga. Mereka pun berkerumun di dekat rumah kosong tersebut. 

Ternyata, di antara kerumunan warga, juga ada salah seorang pelaku pembunuhan.  Dia adalah NL (16), sahabat sekaligus kerabat dekat korban.

Dia tampak mengenakan kerudung biru, dan mengenakan baju bertuliskan salah satu tim kesebelasan di tanah air.

Dari ekspresi wajahnya yang tertangkap kamera, tampak sorot mata NL menunjukkan kekhawatiran. 

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan, mereka menangkap lima orang pelaku. Mereka masih di bawah umur. Rata-rata masih kerabat korban.

Mereka terdiri dari 3 laki-laki masing-masing, MS, AM, SA, serta dua perempuan yakni, NL dan AI.

MS yang pertama kali ditangkap di rumahnya. Dari hasil interogasi, MS menceritakan, hari itu tepatnya enam bulan lalu, korban dan kelima tersangka, pergi bersama korban menuju ke Objek wisata Praba Lintang.

Di sana, mereka meminum minuman keras jenis Brangkal. Selanjutnya, menuju rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Di rumah kosong tersebut, korban dan kelima tersangka melanjutkan meminum minuman keras. Korban lalu berhubungan intim layaknya suami istri dengan AM. 

Usai menuntaskan birahinya, entah kenapa, tiba-tiba AM langsung mencekik leher korban, dengan dibantu oleh teman lainnya, hingga meninggal dunia.

Setelah korban meninggal dunia, lalu dimasukkan ke dalam karung plastik kemudian diikat dengan menggunakan tali rafia pada bagian kepala, diikat seperti pocong, lalu tali rafia dililitkan ke badan hingga ke kaki. Mereka pun lalu meninggalkan tempat tersebut.

Polisi masih menyelidiki motif ke lima tersangka membunuh korban. 

 






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...