HARIANRIAU.CO - Sebanyak 7000 masker jenis N95 dibagikan oleh Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau (Mapala Umri) kepada masyarakat Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci, Langgam.
Hal tersebut dibenarkah oleh Ketua Mapala Umri, Riski. Ia juga mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari seluruh anggota nya di organisasi.
"Kita turun ke Langgam ini bentuk kepedulian kepada masyarakat disini. Karena bukan hanya di Pekanbaru saja yang terpapar asap," ujar Riski, Senin (23/9/2019).
Menurutnya masker standar sekarang tidak bisa di andalkan karena akan tembus asap juga. Maka dari itu kata Riski, dia dan timnya memilih masker jenis N95 untuk dibagikan kepada masyarakat.
"Apalagi sekarang asap semakin pekat dan masker standar biasa tidak akan bisa me vilter udara yang masuk," terangnya.
Ia mengatakan, Langgam juga lokasi yang dekat dengan titik api (Hotspot) dan pasti efeknya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Dengan masker ini semoga bisa mengurangi sedikit derita masyarakat tersebut," tutup Riski.
sumber: mediacenter.riau.go.id

