Perda Tidak Kejar Kuantitas, Tapi Kualitas

Selasa,19 November 2019 - 12:21:34 WIB | Di Baca : 445 Kali


HARIANRIAU.CO - Pihak DPRD Riau mengakui jika keberadaan Perda (Peraturan Daerah) saat ini banyak yang tumpang tindih. Ada produk baru yang menyebabkan produk lama seharusnya 'dihanguskan' tapi hal ini tidak dilakukan.

Sehingga Perda yang dimiliki saat ini jumlah atau kuantitasnya sudah cukup banyak. Tapi tidak bisa diaplikasikan karena 'berbenturan' dengan Perda lain. Kedepan akan lebih mengutamakan kualitas sehingga dapat diaplikasikan di tengah masyarakat.

"Kita saat ini kesannya hanya bisa membuat Perda, tapi tak bisa mengaplikasikannya. Bahkan banyak Perda kita yang tumpang tindih dengan Perda yang sudah ada sebelumnya. Sehingga dalam aplikasinya saling 'berbenturan'. Ini jadi PR kita ke depannya, tidak memikirkan kuantitas, tapi kualitas," sebut Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet saat dikonfirmasi, Selasa (19/11).

Lebih jauh dicontohkannya, untuk di negara luar, kalau mau buat Perda itu, dua Perda baru akan 'menghanguskan' lima Perda lama. Jadi Perda baru itu 'lebih padat' atau menyempurnakan Perda yang ada sehingga bisa membuat Perda lama jadi tidak berlaku lagi karena sudah terangkum pada Perda baru. Jadi Perda itu sedikit tapi kualitasnya bagus yang bisa mrwakili kebijakan masyarakat.

"Terbalik dari apa yang terjadi pada kita, buat Perda baru lima. Tapi hanya menghsnguskan Perda lama dua. Tentu Perda yang ada itu banyak dan tumpang tindih. Jadi kedepannya kita akan lebih pikir kualitas Perda ketimbang kuantitasnya," tambah Dapil Bengkalis-Dumai-Meranti dari Golkar ini lagi.


sumber: mediacenter.riau.go.id




Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...