DOK PRIBADI | Polisi Temukan Video Wanita Lain di Ponsel Pemeran Video Vina Garut, Polisi Temukan Wanita Itu 

Panampilan Berubah Drastis, Vina "Garut" Pingsan Sebelum Sidang Perdananya Dimulai

Jumat,29 November 2019 - 11:18:27 WIB | Di Baca : 178 Kali


HARIANRIAU.CO - Nama Vina Garut kini kembali menjadi perhatian publik, Vina akhirnya menjalani sidang perdananya terkait kasus video panas yang sempat viral, di mana dirinya menjadi pemeran utama wanita.

Dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (28/11/2019), ada kejadian tak terduga dalam sidang perdana kasus Vina Garut, istri dari terdakwa berinisial We tiba-tiba jatuh pingsan.

Karena ada gangguan tersebut, sidang Vina Garut terpaksa harus molor selama lima jam. Mulanya sidang dijadwalkan pukul 09.00.

Namun karena ada kejadian tersebut, sidang baru dimulai pukul 14.00.

Dalam persidangan tersebut hadir tiga orang terdakwa dalam kasus video panas Vina Garut, satu orang wanita yaitu Vina dan dua orang pria dengan inisial We dan Do.

Ketiga terdakwa yakni VA, We, dan Do dibawa dari ruang tahanan ke ruang sidang Garuda dalam Pengadilan Negeri Garut. Vina nampak menutupi wajahnya dengan masker saat digiring ke ruang sidang.

Ia juga sempat memeluk tahanan wanita lain sebelum menjalani persidangan.

Persidangan Vina Garut dilakukan secara tertutup. Hanya keluarga terdakwa yang bisa mengikuti persidangan kasus Vina Garut.

Belum sempat sidang dimulai, salah satu istri dari terdakwa pria jatuh pingsan.

Istri dari terdakwa pria berinisial We tersebut kemudian dipindahkan ke ruang kesehatan.

Tiga terdakwa kasus Vina Garut sesaat sebelum mengikuti sidang perdana di PN Garut.

Tiga terdakwa kasus Vina Garut sesaat sebelum mengikuti sidang perdana di PN Garut. (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Vina Garut Mengaji Sembari Menunggu Waktu Sidang Perdana

Pemeran utama wanita dalam video panas Vina Garut menjalani sidang perdananya pada Kamis, (28/11/2019).

Dilansir TribunWow.com dari TribunJabar.id, Kamis (28/11/2019), sidang tersebut membahas kasus video panas yang melibatkan dirinya dan tiga pemain pria lain.

Ada yang berbeda pada Vina saat menghadiri sidang perdananya di Pengadilan Negeri Garut.

Vina, terdakwa kasus video asusila menunggu sidang perdana di ruang tunggu anak Pengadilan Negeri Garut, Kamis (28/11/2019).

Vina, terdakwa kasus video asusila menunggu sidang perdana di ruang tunggu anak Pengadilan Negeri Garut, Kamis (28/11/2019). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Vina datang dengan atasan kemeja putih polos berlengan panjang, dengan bawahan celana panjang berwarna hitam, lengkap dengan rompi oranye dan jilbab berwarna hitam.

Saat tiba di Pengadilan Negeri Garut, tampak Vina turun dari kendaraan tahanan bersama seorang wanita yang juga mengenakan busana yang sama dengannya.

Raut wajah Vina nampak datar dan tertunduk sembari berjalan memasuki gedung Pengadilan Negeri Garut.

Setelah memasuki gedung Pengadilan Negeri, Vina kemudian menunggu di sebuah ruang tunggu.

Di dalam ruangan tersebut, nampak Vina serius membaca sebuah buku.

Berdasarkan laporan wartawan Tribunjabar.id, diketahui buku yang dibaca oleh Vina adalah kitab suci Alquran.

Kasus yang sempat viral tersebut, bermula dari sosial media.

Video Vina bersenggama dengan tiga pria adalah hal yang menyebabkan kasus Vina Garut menjadi perbincangan dunia maya.

Diketahui video Vina Garut memang sengaja dibuat untuk kemudian diperjual belikan.

Penjual video Vina Garut melakukan aktivitas jual beli dengan memanfaatkan akun Twitter miliknya.

Terhitung 44 video syur diperjual belikan.

Pembeli yang tertarik untuk melihat video panas tersebut nantinya akan diberikan akses menuju google drive yang menjadi tempat penyimpanan video tersebut.

Nama file tempat penyimpanan video tersebut diberi nama 'Vina Garut' oleh si penjual.

Video Vina Garut dijual dengan harga sebesar Rp 50 ribu.

Vina Akui Dirinya Dipaksa

Pemeran wanita dalam viral video Vina Garut, V sempat menyebut kalau dirinya terpaksa terlibat dalam pembuatan video asusila.

V mengaku terpaksa melakukan hal tak senonoh tersebut lantaran takut mantan suaminya, Rayya berselingkuh.

Sebagaimana diketahui, video Vina Garut mempertontonkan satu wanita berhubungan badan dengan tiga laki-laki sekaligus.

Satu di antara pria tersebut, merupakan Rayya.

Polisi mengungkap ada ratusan video lain di ponsel Rayya.

"Setelah HP-nya dibuka, ternyata ada 113 video," kata Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Senin (9/9/2019) seperti dikutip TribunWow.com dari Tribun Jabar pada Selasa (10/9/2019).

Pemeran wanita dalam viral Video Vina Garut, V sempat menyebut kalau dirinya terpaksa terlibat dalam pembuatan video asusila. Namun, polisi ungkap ada ratusan video di ponsel mantan suaminya

Pemeran wanita dalam viral Video Vina Garut, V sempat menyebut kalau dirinya terpaksa terlibat dalam pembuatan video asusila. Namun, polisi ungkap ada ratusan video di ponsel mantan suaminya ((Tribun Jabar))

Selain video tiga laki-laki dengan satu wanita, masih banyak video lain yang memperlihatkan sosok baru dan berbeda.

Terdapat perempuan-perempuan lain selain V.

Dalam ratusan video itu, Rayya yang kini telah meninggal itu, hampir selalu menjadi pemeran adegan asusila.

Demi penyelidikan lebih lanjut, kini polisi tengah memeriksa video-video itu di laboratorium dan forensik Mabes Polri.

"Kami masih terus lidik kasus ini. Terutama mencari dalang utamanya," jelas Budi.

113 video tersebut sudah dibuat sejak 2016.

Sedangkan, video yang viral pada beberapa waktu lalu di media sosial merupakan video yang dibuat pada 2018.

"Yang beredar itu kan hanya yang kemarin ramai di media sosial," kata Budi.

Sementara itu, selama proses penyidikan, V mengaku dirinya mau berhubungan badan dengan tiga pria karena dipaksa oleh Rayya.

V mengaku mau lantaran takut akan ditinggal selingkuh oleh Rayya.

Tak hanya takut ditinggal seligkuh, V juga mengatakan dirinya takut Rayya marah.

V selama ini berpura-pura menikmati hubungan badan dengan tiga laki-laki sekaligus.

Kuasa Hukum V, Budi Rahadian mengatakan, kini masa penahanan kliennya akan diperpanjang untuk melakukan proses penyelidikan.

Seharusnya, masa penahanan V selesai pada akhir September.

"Selama 40 hari terhitung dari 4 September masa penahanan diperpanjang lagi. Masih ada proses penyidikan yang dilakukan," jelas Budi Rahadian.

 

Sumber: tribunwow





Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...