Jasad Udin disemayamkan, usai tewas tersambar petir saat membersihkan kebunnya.

Saat Hujan, Petani ini Tewas Tersambar Petir Saat Bersihkan Kebun

Selasa,03 Desember 2019 - 10:18:48 WIB | Di Baca : 356 Kali


HARIANRIAU.CO - Senin, 2 Desember 2019. Pukul 13.00 Wita. Siang itu, hujan mengguyur Tanaeja, Jeneponto. Guyuran hujan itu, tak menghentikan Udin (50). 

Petani asal Tanaeja, Desa Beroangin, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto itu, tetap menekuni aktivitasnya. Membersihkan kebun dari rumput-rumput liar.

Tiba-tiba, kilat menyambar. Petir menggelegar. Beberapa petani lainnya yang berteduh di sekitar kebun Udin, melihat lelaki itu terpental. Badannya hitam. Melepuh. Udin tersambar petir.

"Warga yang kebetulan berada di sekitar kebun Udin, dibuat panik. Mereka memberikan pertolongan, membawa korban ke Puskesmas Bulujaya," kata Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, Selasa (3/12/2019).

Selanjutnya, Udin dirujuk ke Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang. Sayang, nyawanya tak tertolong.

"Dia meninggal dunia. Diduga akibat sambaran petir. Tubuhnya hitam dan melepuh," lanjut AKP Syahrul.

Ia menambahkan, personel Polsek Bangkala mendatangi TKP. Mereka mengingatkan warga agar berhati-hati jika melakukan aktivitas pertanian di kebun dan sawah. Itu agar kejadian serupa dapat dihindari.

sumber: 






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...