Bocah menangis usai disunat, meminta kembali paruh "burungnya".

Menangis Tersedu-sedu Usai Disunat, Minta 'Helmnya' Disambung Kembali

Kamis,05 Desember 2019 - 01:22:30 WIB | Di Baca : 460 Kali


HARIANRIAU.CO - Musim libur sekolah. Biasanya juga jadi musim sunat untuk anak laki-laki Muslim. Berapa kali kita menyaksikan video-video bocah yang menangis saat disunat. Terkadang itu lucu.

Sampai sekarang, kasus terburuk yang pernah kita dengar adalah, ketika seorang anak berlari ke atap melarikan diri. 

Namun, video yang satu ini dapat menjadi yang terbaik di drama anak-anak, berkat skala kelucuannya.

Video yang diunggah oleh pengguna Twitter ini, @ Mierza57, menarik hati warganet. Seorang bocah kecil tidak dapat menahan emosinya, ketika dia menyadari bahwa dia kehilangan kulupnya hari itu.

Dia mengklaim, dokter mengambilnya. Bocah itu bersikeras bahwa dokter harus mengembalikannya kepadanya, dan menempelkannya lagi. 

Akun @ Mierza57 mengatakan, pria kecil itu tidak tahu apa itu sunat. Sehingga ketika dia menyadari ujung "burung"-nya hilang, dia menginginkannya kembali.

Sementara itu, warganet hanya menikmati pertunjukan.

"Hahahaha .. Dia sangat kecewa, apakah dokter memotong semuanya?"

“Biasanya anak-anak akan menangis karena mereka takut atau kesakitan. Ini adalah pertama kalinya aku mendengar seorang anak meminta wienernya kembali.”

"Bisakah seseorang membuat petisi, sehingga dokter akan mengembalikannya?"

"Sekarang kamu sudah melakukannya, bagaimana kamu akan mengembalikannya?"

Tapi tidak perlu khawatir, karena lebih jauh di utas @ Mierza57 mengatakan, bocah itu menerima nasibnya ketika dia bangun keesokan paginya.

Anak kakak aku lepas sunat menagis mintak “totey” dia balik ???? pic.twitter.com/qgV4Z8Ichb

— Ehqbal (@Mierza57) 2 Desember 2019

Sumber:  rakyatku.com






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...