HARIANRIAU.CO - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menggelar silaturahmi bersama anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau, di Pauh Janggi, Senin (6/1/19).
Sejumlah wakil rakyat dapil Riau di Senayan hadir di acara tersebut, diantaranya Arsyadjuliandi Rachman (Golkar), Abdul Wahid (PKB), Achmad (Demokrat), Syamsurizal (PPP) serta Syahrul Aidi Maazat (PKS).
Kegiatan ini juga dihadiri pejabat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yakni Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Fadjar, Kajati Riau Mia Amiati.
Selain itu, tampak hadir sejumlah undangan para kepala daerah. Yakni, Wali Kota Dumai Zulkipli As, Bupati Pelalawan M Haris, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto. Kemudian Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Jamiluddin, Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Khairizal. Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Al-Azhar, tokoh adat dan masyarakat serta pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Gubri dalam sambutannya, banyak berbicara soal pembangunan infrastruktur baik masih perencanaan, sedang dalam proses pembangunan termasuk rencana ke depan. Seperti jalan-jalan yang menjadi tanggungjawab provinsi yang terus dimaksimalkan, jalan tol Pekanbaru-Dumai yang ditargetkan tuntas pada Maret nanti, termasuk pelabuhan-pelabuhan laut dan rencana pembangunan rail way.
Persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan abrasi pantai khususnya di kawasan pesisir juga menjadi perhatian Gubri. Sektor pendidikan, baik sifatnya formal mau pun non formal diharapkan dapat terus meningkat. Begitu juga masalah pariwisata, pertanian.
Dipaparkan, sinergitas baik kepala daerah termasuk anggota DPR RI dapil Riau dalam termasuk dukungan dari tokoh masyarakat sangat diharapkan. Tekad kebersamaan untuk menjadikan Riau lebih baik sangat diharapkan.
"Kami tentunya sangat mengharapkan dukungan dari bapak-bapak wakil rakyat asal Riau ini, bagaimana kita bersama-sama membangun Riau melalui tugas dan peran masing," papar Gubri.
Selain itu, Syamsuar juga mengkritisi keberasaan dua Balai Besar Jalan dan Wilayah Sungai. Dipaparkan, jauhnya koordinasi Balai Besar Jalan yang berpusat di Medan Sumatera Utara menjadikan alasan kurang maksimalnya pemenuhan infrastruktur jalan-jalan nasional di Riau.
Begitu juga keberadaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) V yang berpusat di Sumatera Barat. Mantan Bupati Siak ini mencontohkan, jalan rusak akibat abrasi jalan lintas yang berada di tepi sungai Indragiri.
sumber: mediacenter.riau.go.id

