Pembentukan Panitia PSU di Bukit Melintang Kembali Gagal

Pembentukan Panitia PSU di Bukit Melintang Kembali Gagal

HARIANRIAU.CO - Rapat pembentukan panitia pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala desa Bukit Melintang Kecamatan Kuok, di aula kecamatan pada Kamis (9/1/2020) malam kembali gagal, pasalnya setiap rapat yang diembankan oleh dinas PMD Kampar kepada BPD selalui diwarnai protes menuntut keadilan dari masyarakat.

Dari pantauan media ini, rapat pembentukan panitia itu merupakan kegagalan yang untuk kedua kalinya, yang mana pada rapat yang diselenggarakapn pertama di aula desa Bukit Melintang. Saat rapat yang digelar di aula desa pada Rabu (8/1/2020) siang suasana sangat tidak kondusif. Bahkan peserta rapat nyaris adu jotos karena saling mempertahankan pedapat.

Karena tidak kondusif, rapat tertunda hingga Kamis malam, kendatipun telah tertunda dan dipindahkan tempat rapat, nuansa protes semakin meningkat. Kemaren malam ratusan masyarakat Desa Bukit Melintang memadati halaman kantor camat meminta agar rapat pembentukan panitia PSU dibatalkan.

"Bubarkan rapat ini, untuk apa gunanya PSU, sementara pemilihan kepala desa sudah berakhir, dan pemenangnya sudah disaksikan masyarakat banyak, kalau tidak bisa menerima kekalahan jangan ikut mencalon," cetus salah seorang warga dari luar ruangan rapat Kamis malam itu.

Melihat dan mendengar protes masyarakat meminta keadilan dari luar aula, rapat yang dipimpin oleh ketua BPD Samir tak sanggup untuk melanjutkan rapat.

"Karena suasana tidak kondusif maka rapat kita tutup," tegas Samir sembari mengucapkan salam penutup.

Gejolak politik desa itu muncul akibat gugatan yang dilayangkan oleh paslon nomor urut 03 Zulfikri tentang kecurangan politik kepada tim Fasilitasi pilkades, sayangnya gugatan yang diajukan paslon no 3 itu tidak filengkapi dengan alat bukti yang autentik. Tanpa konfirmasi kepada calon nomor urut 1 sebagai pemenang pilkades, pemerintah lansung mengeluarkan surat perintah untuk melakukan tahapan dan penetapan PSU dengan nomor 140-XII/2019.

Berita Lainnya

Index