Kadiskes Meranti Sosialisasikan Bahaya COVID-19 kepada Jamaah Masjid Raya Darul Ulum Selatpanjang

Sabtu,25 April 2020 - 04:41:12 WIB | Di Baca : 858 Kali

HARIANRIAU.CO - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti lakukan sosialisasi tentang bahaya COVID-19 kepada jemaah Masjid Raya Darul Ulum Selatpanjanv di Jalan Siak pada Kamis (23/4/2020) malam.

Sosialisasi itu berlangsung saat usai melaksanakan sholat magrib berjamaah, kegiatan tersebut dilakukan untuk memberi pencerahan dan pemahaman kepada seluruh jamaah yang hadir. Disamping itu juga ia sambil membagikan masker kepada setiap jamaah di masjid tersebut.

Kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Meranti dr Misri Hasanto didampingi Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Fadhil Alwi, Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Romi Deswandi, Ketua Tagana Safaat, Ketua Umum Demisioner Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Meranti Sadam Dewana.

dr. Misri Hasanto dalam penyampaiannya, ia menjelaskan tentang COVID-19 agar para jemaah bisa faham tentang bahayanya wabah tersebut dan ada kaitannya ketika sholat tarawih berjamaah.

"Pemerintah telah mengimbau agar kita tidak melakukan sholat tarawih secara berjamaah, hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah tersebut," ucapnya

Kemudian ia mengatakan bahwa untuk saat ini semua elemen masyarakat harus mentaati himbauan pemerintah, dengan alasan, ketika dizaman Rasulullah SAW dahulu pun pernah mengalami wabah penyakit sehingga Rosulullah memerintahkan agar umatnya melakukan lockdown.

"Yang sekarang kita alami ini juga sudah pernah dialami dizaman Rasulullah SAW, jadi himbauan yang dilakukan pemerintah saat ini sudah sangat tepat sekali", tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa virus tersebut adalah musuh bersama sehingga hal itu harus diatasi secara bersama sesuai dengan tupoksi masing-masing.

"Ketika saya positif Corona lalu saya bersin dan saya tidak menggunakan masker, dan saat itu kita sedang duduk bersama, maka secara otomatis reflex virus itu akan menyebar dan menjadi ke yang lain", ucapnya.

Lebih jauh disampaikannya, oleh sebab itu masyarakat harus selalu menggunakan masker disaat keluar rumah, hindari dari keramaian dan lain sebagainya.

"Di Amerika empat puluh ribu jiwa sudah meninggal disebabkan wabah ini, kita di Indonesia seriap hari terus bertambah korbannya, kemudian di India para polisinya memberikan sanksi dengan menyebat masyarakatnya yang bandel keluar rumah", terangnya lagi.

"Dan yang lebih berbahaya adalah virus ini bisa menjangkit dari satu orang ke orang lainnya, itu lah permasalahnya, namun jika tidak melibatkan orang lain insyaallah masih bisa teratasi", tutupnya. 


Advertorial/Dhayat

Share Tweet Google + Cetak